Jumat, 23 Juni 2017 | 01:35 WIB

Unjuk Rasa Menolak Penggusuran

Rabu, 16 Maret 2016 | 12:46 WIB
Artikel belum tersedia
Seorang ibu membentangkan poster saat turut berunjuk rasa menolak penggusuran rumah mereka.
Seorang demonstran menunjukkan KTPnya untuk membuktikan bahwa dirinya warga DKI Jakarta.
Seorang anak turut dalam aksi unjuk rasa menolak penggusuran kampung mereka.
Seorang warga tiduran di depan Balai Kota DKI Jaya, sebaigai lambang penggusuran rumah yang dinilai sebagai kematian kehidupan mereka.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ratusan warga penghuni kolong jalan tol Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/3/2016). Mereka menolak rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jaya untuk menggusur pemukiman mereka.

Massa yang merupakan perwakilan dari 8 rukun warga (RW) di kawasan itu juga mempertanyakan janji partai politik yang akan memperjuangkan nasib rakyat kecil dan tidak akan menggusur pemukiman warga di kolong tol selama pemerintah belum sanggup menyediakan perumahan gratis, layak, dan sehat.

Sebelumnya pada Minggu (13/3/2016), massa tersebut sempat akan mendatangi kediaman pribadi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pantai Mutiara, Pluit. Namun, massa dihadang aparat kepolisian di bawah tol Jembatan Tiga, sehingga mereka batal untuk melakukan unjuk rasa. (Netralnews/YC Kurniantoro)