Minggu, 23 Juli 2017 | 21:48 WIB

Unjuk Rasa Menolak WTPM

Rabu, 27 April 2016 | 16:58 WIB
Artikel belum tersedia
Seorang mahasiswa mengangkat poster saat berunjuk rasa.
Seorang mahasiswa berorasi di depan para mahasiswa dan polisi.
Para mahasiswa saling mengikatkan tangan untuk melindungi para mahasiswi yang berada di bagian tengah.
Kapolres Kemayoran Kompol Adri berdebat dengan salah satu mahasiswa.
Sejumlah mahasiswi melakukan salat berjamaah di depan penjagaan aparat kepolisian.
Aparat kepolisian berusaha mendorong mundur mahasiswa.
Seorang mahasiwi berteriak saat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan polisi.
Seorang mahasiswa diamankan polisi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekitar 100 mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Bersama Lawan Industri Rokok (Gebrak) berunjuk rasa menentang penyelenggaraan pameran mesin pembuat rokok internasional, World Tobacco Process and Machinery (WTPM), di Jakarta International (JI) Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Menurut para mahasiswa, melalui pameran tersebut akan berdampak pada peningkatan produksi rokok. Sehingga dapat meningkatkan pula konsumsi rokok di kalangan masyarakat. Hal tersebut tentunya dapat membahayakan kesehatan.

Lokasi unjuk rasa yang berada di dalam kawasan JI Expo, tepatnya di halaman parkir depan Hall D tempat pameran berlangsung, dinilai aparat kepolisian dapat mengganggu ketertiban umum. Pihak kepolisian pun meminta mereka untuk berunjuk rasa di depan pintu masuk JI Expo yang merupakan wilayah umum. Namun para mahasiswa menolak.

Setelah mendapat peringatan pihak aparat hingga tiga kali, aparat pun melakukan tindakan dengan berusaha mendorong para mahasiswa ke luar dan menangkap sejumah mahasiswa. Namun akhirnya, mahasiswa sepakat untuk berunjuk rasa di luar area dan mahasiswa yang sempat diamankan pun dilepaskan. (Netralnews/YC Kurniantoro)