Jumat, 23 Juni 2017 | 01:18 WIB

Jajanan Takjil di Bendungan Hilir Diperiksa

Jumat, 10 Juni 2016 | 16:36 WIB
Artikel belum tersedia
Petugas dari Dinas KPKP memeriksa makanan yang dijual di pusat jajanan takjil Bendungan Hilir.
Petugas Dinas KPKP mengambil sampel makanan dari pedagang.
Petugas Dinas Kesehatan Jakarta Pusat memeriksa makanan dan minuman dari jajanan takjil di Bendungan Hilir.
Sejumlah makanan yang telah diperiksa dan hasilnya negatif.
Petugas BBPOM Jakarta menunjukkan contoh hasil lab makanan yang mengandung boraks (tabung kiri) yang berwarna agak ungu.
Petugas Dinas Kesehatan Jakarta Pusat menunjukkan tahu yang mengandung boraks.
Seorang anak melihat contoh makanan yang mengandung bahan berbahaya.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta bersama Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dan Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta melakukan pemeriksaan terhadal sejumlah makanan dan minuman takjil yang dijual di Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2016).

Sejumlah petugas mengambil sampel makanan dan minuman dari para pedagang dan memeriksa langsung di lokasi. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan bahan berbahaya, seperti boraks, formali, dan rhodamin, dari makanan dan minuman yang dijajakan di kawasan itu.

Dari hasil tes uji yang dilakukan di lokasi, ditemukan tahu yang mengandung boraks. Tahu tersebut diambil dari penjual tahu gejrot di kawasan itu. (Netralnews/YC Kurniantoro)