• News

  • Bola

Program Pelatihan 100 Ribu Pelatih, AIA Bantu Kembangkan Sepakbola Indonesia

Ilustrasi pelatih sepakbola.
Goa
Ilustrasi pelatih sepakbola.

JAKARTA, NNC – Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora) mengapresiasi dukungan PT. AIA Financial yang menggelar program pelatihan terhadap 100 ribu pelatih. Deputi 3 bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta mengakui dukungan ini membantu pihaknya dalam mengembangkan kemampuan pelatih- pelatih di Indonesia, terutama untuk olahraga sepak bola.

"Melalui program ini kami berharap mampu mencetak pelatih andal dan berkualitas, karena dengan semakin meningkatnya jumlah pelatih berkualitas maka Indonesia akan mampu melatih banyak atlet berbakat untuk dibina dan dikembangkan menjadi atlet profesional, bahkan kami pun berharap kedepannya akan lebih banyak institusi lain seperti AIA yang akan memberikan dukungan terhadap program pelatihan ini,” ujar Isnanta dalam konferensi pers "AIA Bantu Kembangkan Pelatih berbakat Melalui Sepakbola untuk Negeri - Train The Trainer", di Hotel Century, Jakarta (16/4/2018) siang.

Program pelatihan terhadap 100 ribu pelatih ini merupakan lanjutan dari kegiatan AIA sebelumnya yang membawa global ambassador mereka, David Beckham ke Jakarta beberapa waktu lalu. Selain menggelar laga persahabatan, AIA juga memberikan donasi 10.000 bola kepada sekolah sepakbola di seluruh Indonesia.

Sepakbola untuk Negeri - Train the Trainer ini melibatkan global coaching team dari klub top di Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur. Keterlibatan pelatih Spurs merupakan bagian dari program kemitraan AIA dengan Tottenham Hotspur sebagai Global Principal Partner.

"Sepakbola Indonesia perlu melakukan Percepatan untuk mengejar ketertinggalan ini. Ada coaching clinic fundamental untuk meningkatkan kualitas coach dan pelatih. Bukan hanya bermodal sebatas mantan pemain, tapi juga meningkatkan knowledge kepahaman ke pelatihan usia muda," terang Isnanta.

"Kita mendapat dukungan dari AIA tentang pengembangan basic skill melibatkan Tottenham Hotspurs, sementara akan bergerak di empat titik prioritas seperti DKI Jakarta, Bandung, Ambon dan kampung sepakbola Indonesia Tulehu, sehingga bakat-bakat yang ada di titik tersebut dapat teraktualisasi menjadi potensi yang hebat, berkembang sehingga kedepannya mampu membawa kejayaan persepakbolaan Indonesia," pungkasnya.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?