• News

  • RS Corner

Menyulap Pulau Galang Menjadi Vegasia Island Paradise


Indonesia memiliki sebuah tempat yang sangat potensial, yakni Pulau Galang dan atau Galang Baru. Lokasi yang dulu dipakai untuk penampungan manusia perahu asal Vietnam  itu sangat memungkinkan untuk ditata menjadi kawasan seperti Las Vegas. 

Salah satu sektor bisnis terbesar di dunia adalah entertainment. Las Vegas adalah salah satu contoh nyata bahwa bisnis entertainment sangat mampu memberikan kemakmuran kepada masyarakat. Contoh di Indonesia adalah Bali yang dikenal sebagai surga pariwisata. Nama Bali bahkan saat ini lebih kondang dibanding nama Indonesia sendiri. Dan, pendapatan asli daerag, provinsi Bali mayoritas bersumber dari sektor pariwisata.

Namun, keberhasilan Bali di bidang pariwisata belumlah maksimal. Nilai entertainmen Bali masih belum mampu bersaing dengan kota wisata mancanegara. Potensi pariwisata sebagai bisnis entertainment masih sangat besar untuk dikembangkan. Apalagi, Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas. Indonesia mempunysi potensi untuk mengembangkan lagi satu wulayah pariwisata dengan menitikberatkan entertainment dan retirement.

Pulau Galang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai lokasi pariwisata dengan menitikberatkan entertainment. Pilihan ini bukanlah tanpa alasan. Secara geografis, Pulau Galang memiliki kedekatan dengan Batam dan Singapura yang masing-masing sudah punya bandara internasional dan fasilitas penunjang pariwisata lainnya yang cukup baik. Secara historis, pulau yang pernah menjadi tempat penampungan manusia perahu asal Vietnam itu telah dikenal oleh dunia internasional.

"Pulai Galang bisa disulap menjadi Vegesia Island Paradise atau disingkat VIP,"jelasnya tentang masterplan untuk Pulau Galang.

Dengan menyulap Pulau Galang menjadi Vegasia Island Paradise (VIP), maka ia memiliki daya saing yang sangat besar. Pulau Galang akan bersaing dengan kota wisata mancanegara untuk merebut pasar wisata dunia dan menggiring wisatawan untuk berkunjung ke VIP.

Semua orang di dunia sudah mengenal nama Las Vegas, meskipun pemahamannya terhadap kota itu sangat minim. Ini brand yang sangat mudah dijual. Kita tidak perlu takut dituduh melanggar hak cipta. Istilah Vegasia diambil dari kata Vegas Asia. Di Las Vegas berkumpul para penjudi besar dan di sana ternyata bukan berasal dari Amerika 

Serikat, melainkan dari dataran Asia. Orang Asialah yang paling banyak menghabiskan uang di Las Vegas.

Nah, kalau kita bangun Las Vegas Asia di Indonesia, maka orang Asia tadi pasti akan lebih suka bermain di Asia atau Indonesia. 

Untuk menyulap Pulau Galang menjadi kawasan VIP, maka dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai dan layak. Rencana pembangunan harus didesain dengan teknologi yang paling modern, detil, dan lengkap. Ruang tata kotanya harus dirancang sedemikian rupa agar bisa menciptakan suasana yang nyaman, sejuk, tertib, dan aman. 

Di pusat VIP akan dikelilingi oleh bangunan hotel berbintang lima, pusat perbelanjaan (shoping center), pusat seni (art center), gedung pertunjukan (theater), restoran dan segala jenis usaha pendukungnya termasuk rumah sakit berkelas internasional yang sangat modern. 

Pusat tersebut disebut VIP Square dengan mengandalkan alat transpor monorail yang akan menghubungkan semua gedung sehingga sarana transpor ini akan memudahkan para wisatawan untuk keliling VIP Square.

Achievement Vilage akan dibangun di tepi pantai sehingga para wisatawan dapat menghirup udara laut yang sehat. Tropical Paradise Resort (TPR) dibangun untuk pangsa pasar para jutawan yang ingin memiliki vial di TPR. Lokasi ini akan menjadi kawasan mahal dan eliter di Pulau Galang

Siapa saja tanpa pandang bulu, yang ingin membangun hotel bintang 5, secara otomatis memiliki izin membuka casino. Syaratnya, investor yang akan membangun hotel bintang lima tadi harus menyediakan sarana entertainment lainnya juga harus kelas dunia.

Dengan begitu, wisatawan dunia nanti akan punya dua tempat pilihan untuk nonton pertunjukan kaliber dunia di Las Vegas atau Vegasia Pulau Galang. Dengan dibangunnya VIP maka para penjudi terutama yang berasal dari Asia akan lebih memilih VIP karena beberapa hal: 1. Secara geografis Vegasia lebih dekat. 2. Pembangunan VIP lebih baru dan modern. 3. Cuaca tropis cocok dikunjungi sepanjang tahun. 3. VIP memiliki Achievement Vilage untuk para jutawan atau miliarder. 5. Tersedia rumah sakit kelas dunia.

Keuntungan dari lokasi Pulau Galang adalah sudah tersedia infrastruktur yang cukup memadai untuk mendukung pembangunan pada tahap awal proyek. Rencana seluruh pembangunan akan dirancang dengan amat cermat, melibatkan semua unsur arsitektur modern, pengetahuan dan produk IT terkini, para city planner, dan lain-lain.

Konsep yang cukup strategis ini harus segera dilaksanakan. Dunia usaha pariwisata sudah sangat kompetitif, sehingga tindakan yang cepat perlu dimulai.

Jika VIP bisa dikembangkan, maka ide semacam ini akan menular pada negara lain di Asia. Bisa saja negara Thailand, Philipina, bahkan Hongkong akan meniru konsep Vegasia. Tapi untuk menirupun itu tidak gampang karena mereka akan sulit mencari lokasi strategis seperti Pulau Galang.

Vegasia tidak hanya akan memberikan kemakmuran pada penduduk setempat, tapi juga akan meningkatkan pendapatan nasional. Pendapat pemerintah dari pajak akan meningkat berlipat-lipat. Selain itu, kawasan VIP akan menyediakan banyak lapangan kerja baru. Akan banyak penduduk Indonesia yang pindah, bekerja dan menetap di Pulau Galang.

 

Dikutip dari buku: "2015 Kita Terkaya No. 5" Karya Ricky Sutanto. (Hal: 60-64).

Penulis adalah pengusaha nasional, pemilik kelompok usaha Blossom Group (Blossom Commercial Network) yang bergerak di bidang kontraktor, properti, dan consumer product, mantan calon presiden (Capres) dari PKPI 2014

 

Penulis : Ricky Sutanto
Editor : Farida Denura

Apa Reaksi Anda?