• News

  • Editor's Note

Tarik Ulur Cawapres, Menunggu Siapa yang Pantas Jadi Pendamping Jokowi

Presiden Jokowi
Istimewa
Presiden Jokowi

JAKARTA, NNC -- Belakangan isu soal nama-nama yang bakal menjadi pendamping Petahana Joko Widodo (Jokowi) yang akan maju di Pemilihan Presiden 2019 kian ramai diperbincangkan.

Dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei calon wakil presiden (cawapres) ideal bagi Jokowi jelang pendaftaran calon presiden (capres) pada 4 Agustus mendatang.

Terdapat lima cawapres ideal dipasangkan dengan Jokowi menurut pilihan responden dan para ahli. Kelima cawapres Jokowi ini muncul demi empat faktor pemerintahan yang kuat untuk Jokowi di periode kedua, merujuk keinginan responden.

Setidaknya, cawapres Jokowi harus memiliki keunggulan. Yakni, cawapres yang bisa mendukung stabilitas pemerintahan berdasar kekuatan politik di parlemen, cawapres berdasar dukungan pelaku bisnis, cawapres yang mampu menjaga hukum dan keamanan, dan cawapres berdasar dukungan pemuka agama.

"Lima nama yang dirangkum berdasarkan survei responden dan merujuk pendapat expert judgement demi terbentuknya pemerintahan yang kuat ini adalah pertama Airlangga Hartarto, Mahfud MD, Tito Karnavian, Moeldoko dan Sri Mulyani," papar Alfaraby kepada wartawan saat merilis hasil survei Pasangan Capres dan Cawapres Pascapilkada, Selasa (10/7).

Responden yang memilih Jokowi berharap presiden membentuk pemerintahan yang kuat berdasarkan pilihan cawapresnya. Lima poin menurut responden yang dimaksud pemerintahan yang kuat, di antaranya pemerintah didukung oleh mayoritas partai di parlemen.

"Airlangga Hartarto, Ketum Golkar cawapres dengan elektabilitas tertinggi dari parpol dengan 35,7 persen, disusul Ketum PKB Muhaimin Iskandar 21,5 persen dan Ketum PPP Romahurmuzy 16 persen," kata Alfaraby.

Sedangkan poin pemerintahan Jokowi kuat bila cawapres didukung pelaku usaha dalam/luar negeri, Sri Mulyani menduduki survei tertinggi 32,5 persen, disusul Susi Pudjiastuti 24,5 persen dan Chairul Tanjung di angka 17 persen.

Untuk cawapres Jokowi yang dinilai mendukung pemerintahan kuat bila didukung aparat hukum baik TNI dan Polisi, nama Kapolri Tito Karnavian muncul di angka 32,6 persen. Disusul Moeldoko di angka 29 persen dan Wiranto di angka 25 persen.

Poin terakhir yang menjadi penilaian responden untuk cawapres Jokowi berdasar dukungan tokoh agama, nama Ketua MUI KH Ma'ruf Amin muncul tertinggi di angka 21 persen. Disusul mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin 17,2 persen, Tuan Guru Bajang (TGB) 12,3 persen dan Mahfud MD 9,5 persen.

Sementara itu, petahana Joko Widodo menyebut bahwa nama calon pendampingnya dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019 nanti,  kini mengerucut tinggal 5 nama.

Lalu siapakah lima nama yang sudah masuk kantong Jokowi itu? Sayang, Jokowi tak bersedia menyebutkan secara gamblang.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?