Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:43 WIB

  • News

  • Ekonomi Makro

Kobe Steel: Pemalsuan Data Berimbas pada 500 Perusahaan

Produk Kobe Steel
Kobelco
Produk Kobe Steel

LONDON, NETRALNEWS.COM - Kobe Steel, perusahaan baja yang berbasis di Jepang, telah meningkatkan jumlah perusahaan yang dikatakan telah terpengaruh oleh skandal fabrikasi data dari 200 menjadi 500 perusahaan.

Perusahaan baja itu juga mengatakan telah menemukan "tindakan tidak pantas" yang berkaitan dengan sembilan produk lagi, termasuk tindakan memalsukan data.

Awal pekan ini, Kobe Steel mengaku memalsukan data kualitas pada beberapa produknya hingga satu dekade terakhir.

Berita tersebut telah menghapus sekitar $ 1,8 miliar dari harga pasar Kobe Steel minggu ini.

Lebih dari 30 pelanggan non-Jepang, termasuk Daimler dan Airbus, telah terpengaruh oleh pemalsuan data perusahaan tersebut, surat kabar Nikkei Jepang melaporkan pada hari Jumat.

Airbus mengatakan bahwa pihaknya tidak membeli produk langsung dari Kobe Steel, namun pihaknya menyelidiki rantai pasokannya.

"Sejauh ini kami belum mengidentifikasi pemasok yang mendapatkan bahan dari Kobe Steel untuk suku cadang yang dipasang di pesawat kami," kata seorang juru bicara.

Skandal yang melebar

Investigasi internal di Kobe Steel menemukan 70 kasus fabrikasi data pada unit Penelitian Kobelco.

Produsen seperti General Motors, Boeing dan Toyota telah menyelidiki apakah mereka telah menggunakan material sub-standar dari produsen baja terbesar ketiga di Jepang itu.

Boeing, telah menggunakan produk Kobe Steel yang mencakup sertifikasi palsu dari perusahaan Jepang tersebut, Reuters melaporkan.

Pembuat jet penumpang terbesar di dunia itu tidak menganggap kasus ini sebagai masalah keamanan, namun pengungkapan pemalsuan data tersebut dapat menaikkan biaya kompensasi bagi perusahaan Jepang tersebut, kantor berita tersebut mengatakan.

Central Japan Railway mengatakan beberapa bagian produksi Kobe Steel untuk kereta pelurunya tidak memenuhi standar industri Jepang, namun tidak ada masalah keamanan.

Hitachi mengatakan bahwa kereta barunya di Inggris menggunakan baja yang diproduksi Kobe Steel, namun semua telah lulus uji ketat.

Mazda dan Honda sama-sama mengatakan bahwa mereka telah menggunakan aluminium Kobe di beberapa rangka mobil.

Reporter : Turkhan Akhyar
Editor : Firman Qusnulyakin
Sumber : BBC

Apa Reaksi Anda?