Senin, 26 Februari 2018 | 00:12 WIB

  • News

  • Ekonomi Makro

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit Sebesar US$676 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka neraca perdagangan Indonesia alami defisit pada Januari 2018.
Newsweek
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka neraca perdagangan Indonesia alami defisit pada Januari 2018.

JAKARTA, NNC - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka neraca perdagangan Indonesia alami defisit pada Januari 2018.

Statistik itu merujuk pada nilai ekspor pada periode tersebut sebesar US$14,46 milir atau turun 2,81 persen dibanding Desember 2017 dengan nilai impor sebesar US$15,13 miliar atau naik 0,26% dibanding Desember 2017. Angka defisit dihitung sekira US$676 juta.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, ekspor nonmigas Januari 2018 mencapai US$13,17 miliar, turun 1,45 persen dibanding Desember 2017, namun naik 8,57 persen dibanding Januari 2017.

"Ekspor migas US$1,29 miliar, lebih kecil dibandingkan Desember 2017 sebesar US$1,51 miliar. Ekspor nonmigas US$13,17 miliar, turun dibandingkan Desember 2017 sebesar US$13,36 miliar," terang dia di kantornya, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Suhariyanto menambahkan, nilai impor Indonesia pada Januari 2018 yang mencapai US$15,13 miliar atau naik 26,44 persen pada Januari 2017. "Kenaikan impor kita tinggi sekali dibandingkan Januari 2017 dan Desember 2017," kata dia.

Impor nonmigas Januari 2018 mencapai US$12,99 miliar atau naik 3,65 persen dibanding Desember 2017, dan meningkat 28,08 persen dibanding Januari 2017. Impor migas Januari 2018 mencapai US$2,14 miliar atau turun 16,31 persen dibanding Desember 2017, namun meningkat 17,35 persen dibanding Januari 2017.

Reporter : Pramirvan Datu Aprilatu
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?