• News

  • Ekonomi Makro

Wapres Jusuf Kalla: Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Segera Dimulai

Wapres Jusuf Kalla
istimewa
Wapres Jusuf Kalla

TOKYO, NNC -  Pembangunan jalur kereta cepat Jakarta-Surabaya akan dimulai 2019, dengan membangun perlintasan baru dari Jakarta hingga ke Semarang. Sementara untuk rute dari Semarang ke Surabaya akan dilalui dengan perlintasan yang sudah ada milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Namun, model perlintasan kereta cepat Jakarta-Surabaya masih dipertimbangan oleh pemerintah, apakah akan menggunakan bentuk layang atau bawah tanah. Dengan adanya kereta cepat tersebut nantinya dapat menjadi pilihan moda transportasi masyarakat.

"Sekarang kita sudah putuskan untuk segera memulai itu, tinggal studinya yang lengkap sedang dibuat bersama dengan Kementerian Perhubungan. Kalau lintasan itu bisa dibuat 'elevated' atau 'underground', maka itu bisa cukup lima atau enam jam Jakarta-Surabaya," kata Wakil Presiden  Jusuf Kalla seperti dilansir Antara, Rabu (13/6/2018).

Menurut Kalla, perjalanan kereta api dari Jakarta ke Surabaya saat ini menempuh waktu 12 jam karena masih banyak terdapat perlintasan sebidang. Jika dibuat 'elevated' atau 'underground', maka itu bisa perjalanan  bisa ditempuh cukup 5 - 6 jam Jakarta ke Surabaya.

"Itu bisa bersaing dengan pesawat terbang. Sekarang kan orang lebih memilih pesawat terbang karena relatif lebih murah, juga relatif lebih cepat," ucapnya.

"Rencana mulai (pembanguna) tahun depan. Ya ini tahap pertama dahulu, itu sampai Semarang. Umumnya kan sebagian besar perlintasan itu sudah dikuasai PT KAI; tinggal dibangun satu line lagi sehingga akan menjadi tiga lintasan," tambahnya.

Rencananya, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya dibangun dengan metode pembiayaan pinjaman lunak (soft loan), dengan tenor 40 tahun dan masa tenggang 10 tahun, beserta bunga pinjaman sebesar 0,5 persen.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?