• News

  • Ekonomi Makro

Rayakan HUT ke-26, Ada 7 Saham Perseroan Perdana Dicatatkan di BEI

Ultah BEI ke 26
dok.Twitter/@IDX_BEI
Ultah BEI ke 26

JAKARTA, NNC -- Pada Jumat (13/7/2018), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merayakan Hari Ulang Tahun ke-26. Kebahagiaan ini merupakan perayaan swastanisasi perusahaan 26 tahun silam. Acara perayaan hari jadi yang ke-26 BEI ditandai dengan seremoni penutupan perdagangan di Main Hall BEI oleh Ketua Komite Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir, para atlet legendaris kebanggaan Indonesia Liem Swie King, John D. Item, dan Chris John, serta jajaran Komisaris dan Direksi BEI periode 1992 – 2018, sebagai bentuk dukungan perhelatan Asian Games 2018.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran manajemen BEI, Para Komisaris dan Direksi BEI dari tahun 1992 sampai dengan saat ini, yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pikirannya untuk mengembangkan BEI dan Pasar Modal Indonesia bisa sampai semaju ini.” ujar Direktur Utama BEI Inarno Djayadi kepada NNC, Sabtu (14/7/2018).

Tema yang diangkat dalam acara HUT BEI ke-26 ini, yaitu #RAGASEHATINVESTASIKUAT yang terinspirasi dari mensana incorporesano dengan arti “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”.

Perayaan HUT BEI kali ini dimeriahkan dengan nuansa Asian Games 2018 yang dituangkan dalam bentuk dekorasi serta ditutup dengan perlombaan meriah antar karyawan BEI.

Pada pekan ini telah dicatatkan tujuh saham perseroan perdana di BEI, yaitu pertama pada Senin (9/7) terdapat tiga pencatatan saham perseroan yaitu PT Batavia Prosperindo Trans Tbk resmi tercatat di Papan Utama menjadi perusahaan ke-24, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk resmi tercatat di Papan Pengembangan dan menjadi Perusahaan Tercatat ke-25 dan ke-26 di tahun 2018.

Kemudian pada Rabu (11/7) PT Pollux Properti Indonesia resmi tercatat di Papan Utama menjadi perusahaan ke-27 di 2018. Selanjutnya pada Kamis (12/7) terdapat tiga pencatatan saham perseroan yaitu PT Mahkota Group Tbk resmi tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, selain itu PT Sinergi Megah Internusa Tbk dan PT NFC Indonesia Tbk resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI. Ketiga Perusahaan Tercatat tersebut menjadi perusahaan ke-28, 29 dan 30 yang mencatatkan saham di BEI tahun 2018.

Seremoni pencatatan perdana saham pada Kamis (12/7) turut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara.

Dengan ketujuh pencatatan tersebut, maka total Perusahaan Tercatat di BEI di 2018 berjumlah 30 perusahaan dari total keseluruhan 594 Emiten di BEI.

Dua obligasi dan sukuk dicatatkan di BEI pekan ini pada Senin (9/7), yaitu Obligasi Berkelanjutan I PP Properti I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT PP Properti Tbk dengan total nilai emisi Rp665 miliar dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai emisi Rp1 triliun dan Obligasi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan (Green Bond) Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2018 yang juga diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai emisi Rp500 miliar.

Pada hari berikutnya, Selasa (10/7) PT PLN Persero yaitu Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap I Tahun 2018 dicatatkan dengan nilai emisi sebesar Rp1,2 triliun dan pada Rabu (11/7) Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap I Tahun 2018 dengan nilai emisi sebesar Rp750 miliar dicatatkan di BEI.

Berikutnya pada Kamis (12/7) obligasi berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Multifinance dicatatkan dengan nilai nominal Rp400 miliar.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 60 Emisi dari 41 Emiten senilai Rp71,44 Triliun.

Dengan kelima pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 283 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp341,67 Triliun dan USD0 juta, diterbitkan oleh 79 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 89 seri dengan nilai nominal Rp2.205,24 Triliun dan USD200 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp9,19 Triliun

Pada Rabu (11/7) terdapat tiga kegiatan sosialisasi dan edukasi di daerah yang berbeda yaitu BEI melalui Kantor Perwakilan Bali bekerja sama Universitas Mahasaraswati dan BNI Sekuritas mengadakan Seminar Pasar Modal yang bertujuan untuk meningkatkan literasi pasar modal dan menambah jumlah investor di Bali.

Sedangkan di Surabaya, BEI melalui Pusat Informasi Go Public Jawa Timur, bekerjasama dengan PT Reliance Sekuritas Indonesia melaksanakan kegiatan aktivasi investor baru di Surabaya dan BEI Kantor Perwakilan Nusa Tenggara Barat melakukan sharing session mengenai investasi cerdas di Pasar Modal dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil NTB bekerja sama dengan Phintraco Sekuritas.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?