• News

  • Ekonomi Makro

Tertekan Penguatan Dolar, Harga Emas Turun Tiga Hari Berturut-turut

Ilustrasi emas
istimewa
Ilustrasi emas

JAKARTA, NNC - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange memperpanjang kemerosotannya untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat  (31/8/2018 pagi), tertekan oleh penguatan dolar AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 6,5 dolar AS atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 1.205,00 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,13 persen menjadi 94,7305 pada pukul 20.00 GMT.

Greenback menguat, seperti dilansir Antara, karena sejumlah data ekonomi AS terbaru kian memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan tetap pada laju kenaikan suku bunga yang stabil.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Dalam dua hari sebelumnya, ekspektasi untuk suku bunga AS yang lebih tinggi juga membatasi kenaikan dan menempatkan kontrak emas di bawah tekanan.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 21,6 sen AS atau 1,46 persen, menjadi menetap di 14,594 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 4,8 dolar AS atau 0,6 persen, menjadi ditutup pada 791,8 dolar AS per ounce.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?