• News

  • Ekonomi Makro

Barnus: Jokowi 2 Periode, Jika Mau Wujudkan Ekonomi Terbesar Dunia

Organisasi Barisan Nusantara (Barnus) saat jumpa pers
NNC/Vito Adhityahadi
Organisasi Barisan Nusantara (Barnus) saat jumpa pers

Berita Terkait

JAKARTA, NNC - Organisasi Barisan Nusantara (Barnus), salah satu yang mendukung pemenangan capres cawapres Jokowi Widodo-Ma'ruf Amin,  menyinggung mengenai ekonomi nasional dalam hal ekspor-impor.

Ketua umum Barnus, Nurdin Tampubolon mengatakan, Indonesia telah melakukan penekanan terhadap impor dalam hal kebutuhan minyak sawit. Karena Indonesia juga telah mengekspor minyak sawit dengan nilai cukup tinggi, begitu pun dengan ekspor batubara apabila dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia.

"Daya saing industri kelapa sawit kita lebih kompetitif dari Malaysia, peningkatan devisanya luar biasa," kata Nurdin, Rabu (6/12/2018). "Ekspor batubara pun sudah mulai membaik," tambahnya.

Kemudian, kelapa sawit dan batubara menjadi salah satu sektor ekspor yang membantu menopang perekonomian nasional. Dalam hal ini,  menurut Nurdin harus semakin ditingkatkan dengan cara menekan harga pasar lebih murah.

Nurdin meyakinkan cara itu dapat menjadi solusi Indonesia untuk mencapai ke dalam target 5 besar perekonomian terkuat  dunia pada 2025.

"Terobosannya 50 dolar per ton, retribusi ekspor ini terobosan yang akan membantu. Harus berdaya saing dengan negara tetangga, karena produk mereka di pasar global berdaya saing tinggi, maka turunkan saja. Kalau persoalan ekonomi mau tuntas jadi yang terbesar di 2025 ya harus dua periode (Jokowi-Ma'ruf)," paparnya.

Sementara itu yang menambahkan peningkatan ekonomi nasional juga ditopang oleh usaha mikro kecil  menengah (UMKM) yang dibangun secara mandiri oleh masyarakat. Iya menekankan di era mendatang apabila Ma'ruf amin menjadi wakil presiden UMKM akan lebih kuat bersaing di Asia.

"UMKM secara kultur sudah kuat 90 persen. Di era Sandi atau Ma'ruf, minimal bisa bersaing di ASEAN lah ya," tutupnya.

Senada dengan hal itu, salah satu politisi yang bergabung di tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompulmenyatakan Dalam waktu 5 tahun belum cukup bagi presiden Jokowi memperbaiki perekonomian bangsa.

"5 tahun tidak cukup, ada beberapa janji belum terpenuhi, maka iu harus 2 periode.  Waktu Rp15ribu (dollar) Jokowi sudah 'aware sekali'. Kalau tak selesaikan infrastruktur kerugian negara ini besar sekali. Tol laut tetap tidak kita tinggalkan, pinjaman pun kita hati-hati," jelas Ruhut.

Selain itu turut menekankan bahwa kebijakan ekonomi nantinya oleh cawapres Ma'ruf Amin tidak kalah hebat dibanding sandiaga Uno yang belakangan dikenal sebagai orang yang solutif dalam persoalan ekonomi.

Sebab menurut Ruhut, Ma'ruf Amin memiliki kebijakan ekonomi syariah untuk berbagai sektor. Selain, Ma'ruf telah menyandang gelar Profesor Doktor ekonomi syariah.

Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?