• News

  • Ekonomi Makro

Asing Obral Saham Rp690 Miliar, IHSG Malah Menguat 0,17 Persen

IHSG ditutup berbalik menguat pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (7/12/2018).
Valbury
IHSG ditutup berbalik menguat pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (7/12/2018).

JAKARTA, NNC - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup berbalik menguat pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (7/12/2018). Indeks melemah ke level 6.108 saat pembukaan perdagangan pagi ini, dan berhasil ditutup menguat 10,8 poin (0,17%) ke level 6.126,35.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di kisaran terendah 6.103 hingga 6.141 untuk level tertingginya. Sementara itu, indeks saham terlikuid LQ45 naik 0,06 persen ke level 977,59.

Tercatat, sebanyak 222 saham catat penguatan harga, 177 saham melemah, dan 129 saham lainnya stagnan. Volume perdagangan 10,9 miliar saham, frekuensi 348.687 kali, dan nilai transaksinya Rp9,45 triliun.

Meski demikian, investor asing catat aktivitas transaksi negatif, dengan catatan jual bersih (net sell) sebesar Rp690 miliar di pasar reguler. Saham yang paling banyak diobral asing adalah TLKM, BBCA, ASII, BBNI, dan BBRI.

Mayoritas indeks sektoral saham catat kenaikan, dipimpin sektor properti sebesar 2,32 persen, dan disusul sektor aneka industri yang menguat 1,38 persen. Sektor keuangan turun terdalam sebesar 0,58 persen.

Adapun, saham-saham dengan kenaikan harga tertinggi (top gainers) antara lain yaitu, SQMI naik 24,6 persen ke Rp785, TFCO naik 23,89 ke Rp700, dan KONI naik 21,51 persen ke Rp418 per saham.

Sedangkan, saham-saham top losers-nya, adalah NUSA turun 25 persen ke Rp210, YULE turun 19,9 persen ke Rp173, dan BUVA turun 11,66 persen ke Rp212 per saham.

Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?