Minggu, 23 April 2017 | 19:01 WIB

  • News

  • Ekonomi

Rabu Pagi, Rupiah Melemah Rp13.312

Rabu, 11 Januari 2017 | 12:21 WIB
Sejumlah uang baru yang dirilis Bank Sentral
Sejumlah uang baru yang dirilis Bank Sentral

JAKARTA,NETRALNEWS.COM- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak melemah sebesar 32 poin menjadi Rp13.312, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.280 per dolar Amerika.

"Laju rupiah terlihat sedikit tertahan terhadap dolar Amerika. Sebagian pelaku pasar memanfaatkan kondisi kenaikan rupiah pada hari sebelumnya untuk ambil untung," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada seperti dikutip Antara, Rabu (11/1/2017).

Di sisi lain, lanjut dia, sikap "wait and see" pelaku pasar menjelang pidato pertama Presiden Amerika Donald Trump turut mempengaruhi fluktuasi mata uang di negara berkembang. Investor cukup cemas bahwa Trump dapat mengguncang pasar dengan arahan pemerintahan yang agresif pada isu-isu seperti kebijakan hubungan dagang dengan Tiongkok dan Amerika Latin.

Namun demikian, menurut dia, pelemahan rupiah pada hari ini (11/1) relatif terbatas dimana faktor kenaikan cadangan devisa Indonesia masih menjadi sentimen positif bagi mata uang domestik.

Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Desember 2016 tercatat sebesar US$116,4 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir November 2016 yang sebesar US$111,5 miliar.

Reza Priyambada menambahkan bahwa laju rupiah masih memiliki peluang untuk kembali melanjutkan penguatannya seiring dengan sejumlah harga komoditas yang berada dalam tren penguatan, hal itu dapat memberikan kesempatan pada mata uang berbasis komoditas seperti rupiah untuk kembali bergerak menguat.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan bahwa kebijakan pemerintah mengenai relaksasi ekspor mineral diharapkan dapat mendongkrak prospek ekspor domestik serta pertumbuhan ekonomi ke depan. "Sentimen dari dalam negeri itu masih dapat membantu rupiah," katanya.

 

Editor : Martina Prianti

Apa Reaksi Anda?