Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:52 WIB

  • News

  • Ekonomi Makro

Internet Ubah Pasar Properti di Kawasan Asia

Ilustrasi Perumahan (housing-estate.com)
Ilustrasi Perumahan (housing-estate.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ada kultur baru dalam pasar real estate online di kawasan Asia, yaitu peran penting yang diambil oleh penetrasi internet.

Laman portal properti global, Lamudi, merilis hasil survei pasar real estate di sejumlah negara berkembang di Asia. Survei ini untuk melihat bagaimana kemampuan internet dalam mengubah kondisi pasar properti.

Penetrasi internet yang semakin tinggi di negara berkembang, membuat 50 persen dari pencari rumah di Pakistan telah menggunakan web real estate dan aplikasi untuk mencari properti.

Tren serupa terlihat di Bangladesh, dan wilayah lain di Asia. Di Filipina, penetrasi internet berkembang 26 persen antara 2014 dan 2015, kini bahkan sudah lebih dari 45 persen.

Peningkatan penggunaan internet ini menggiring pencari properti untuk semakin memanfaatkan internet dalam mencari hunian. Hasilnya, para profesional bidang real estate kini semakin melirik cara iklan digital.

Berdasarkan laporan pasar di Filipina, 88 persen agen real estate kini telah menyadari semakin banyak masyarakat yang menggunakan internet untuk mencari rumah. Tren ini pun semakin berkembang di seluruh Asia, dan terjadi perubahan perilaku konsumen ketika mencari rumah.

Media sosial juga menjadi satu hal yang penting. Di Sri Lanka, sebanyak 42,9 persen agen real estate lokal menilai peran media sosial sangat penting dalam proses pembelian rumah.

Ketergantungan terhadap teknologi, tentunya meningkatkan traffic pengguna ke web dan aplikasi real estate yang memberi efek positif baik terhadap pencari properti ataupun agen properti.

 

Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?