Rabu, 28 Juni 2017 | 09:06 WIB

  • News

  • Ekonomi

Garap Bisnis ‘‘E-commerce‘‘, Mitra Komunikasi Tidak Bagi Dividen

Public Expose PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk
Netralnews/Irawan Hadi
Public Expose PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersih sebesar Rp2,27 miliar di tahun 2016. Rencana tersebut telah disetujui pemegang saham dalam RUPS Tahunan yang diselenggarakan perseroan di Jakarta, Senin (19/6/2017).

"Sesuai keputusan dalam RUPS Tahunan, Kami tidak membagikan dividen. Seluruh laba tahun 2016 akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha," kata Ornela Bartin, Sekretaris Perusahaan MKNT kepada wartawan usai rapat tersebut.

Sepanjang tahun 2016, perusahaan distribusi kartu perdana dan voucher seluler tersebut membukukan penjualan Rp270,9 miliar, turun 55,45 persen dibanding Rp608,2 miliar di tahun sebelumnya. Laba bersihnya pun merosot dari Rp4,51 miliar menjadi Rp2,27 miliar. Perseroan juga tidak membagi dividen untuk tahun buku 2015.

Meski demikian, perseroan mampu membalikkan penurunan tersebut dalam periode tiga bulan pertama tahun 2017. Hingga akhir kuartal I, MKNT mencatat penjualan Rp1,05 triliun, naik drastis dibanding Rp195,97 miliar di kuartal I tahun sebelumnya. Laba bersihnya melonjak 137,3 persen dari Rp2,60 miliar menjadi Rp6,17 miliar. 

Direktur Utama MKNT Jefri Junaidi mengungkapkan bahwa perseroan juga ingin memperkuat bisnis digital dengan melakukan penyertaan modal pada perusahaan e-commerce offline to online (O2O), Kioson.

Ia menyatakan, perseroan kini memiliki sekitar 5 persen saham di perusahaan e-commerce tersebut. ”Untuk kontribusi mungkin masih kecil. Tapi ini merupakan langkah antisipasi kami menghadapi era digital,” tambahnya. 

Selain itu, perseroan juga menyiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan penjualan prepaid voucher dan sim card Telkomsel.

Tahun ini, perusahaan mematok omzet penjualan prepaid voucher dan sim card Telkomsel sebesar Rp6 triliun yang akan diperoleh dari wilayah operasional utama yaitu Jawa, Sumatera, dan Bali.

Strategi tersebut akan didukung anak usaha PT Mitra Sarana Berkat (MSB) yang memiliki kegiatan utama di bidang distribusi prepaid voucher dan sim card khusus untuk brand Telkomsel. 

Perseroan juga akan fokus pada peningkatan penjualan voucher paket data khususnya denominasi besar Rp50.000 dan Rp100.000. Perseroan melihat bahwa potensi penjualan dari produk tersebut masih bisa dimaksimalkan untuk mendukung perolehan target penjualan.

Reporter : Irawan Hadi Prayitno
Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?