• News

  • Hiburan

Ananda Sukarlan Kumpulkan Pianis Terbaik Indonesia

Anthony Hartono, pemenang ASA 2014, bersama BJ Habibie dan  Ananda Sukarlan di kediaman BJ Habibie.
Ananda
Anthony Hartono, pemenang ASA 2014, bersama BJ Habibie dan Ananda Sukarlan di kediaman BJ Habibie.

JAKARTA, NNC - Kompetisi piano paling bergengsi dan tangguh buat para pianis muda, Ananda Sukarlan Award (ASA) kembali akan diselenggarakan untuk ke-6 kalinya tanggal 12-15 Juli ini.

Mengambil tempat di Institut Francais d'Indonesie (IFI) Jakarta, kompetisi ini sejak 2008 telah melahirkan pianis-pianis terkemuka seperti Anthony Hartono yang kini mengambil kuliah S2 di Sibelius Academy (salah satu universitas terbaik di Eropa), serta Randy Ryan lulusan Juilliard School of Music.

Maestro Piano Ananda Sukarlan mengatakan tahun ini juga Edith Widayani (pemenang ASA 2010) telah berhasil meraih Doktor di bidang musik di Amerika, serta menerima fellowship "Global Leaders Program". Pemenang ASA akan mendapatkan beasiswa untuk summer music course (kuliah musim panas) di Perancis dari IFI, dan untuk merayakan 100 tahun meninggalnya komponis Perancis Claude Debussy tahun ini, IFI juga akan memberikan trophy untuk peserta yang memainkan musik komponis Prancis terbaik. Pemenang juga akan tampil di konser yang akan dihadiri oleh Presiden ke-3 RI, BJ Habibie bulan Agustus nanti, dan diproduksi perekaman & penjualan CD permainannya, seperti yang telah dilakukan oleh para pemenang ASA sebelumnya.
 
“Satu hal yang tidak umum adalah adanya kategori "pianis difabel" yang akan diselenggarakan di hari terakhir, 15 Juli. Khusus untuk tahun ini ASA membatasi untuk mereka yang mengidap sindrome dari spektrum autisme (Savant, Asperger's, Tourette dll). Kategori ini tidak kompetitif, artinya para pianis pengidap autisme itu akan bermain 10 menit untuk menunjukkan kemampuannya tanpa berkompetisi satu dengan yang lain,” tutur Ananda pada NNC, Selasa (3/7/2018).

Ananda menjelaskan difabel itu "different abilities". Bukan Disable , "ketidakmampuan". Autisme, terutama Asperger's Syndrome, itu masih tidak dikenal di masyarakat. Padahal kami pengidap spektrum itu punya kelebihan yang justru banyak orang lain gak punya. Masalahnya, kelebihan itu ada di bagian otak yang berbeda-beda: ada yang di science, seni atau olahraga. Saya juga akan memberi sedikit pengantar serta Tanya jawab kepada publik sebelum  dan sesudah para pianis autis ini tampil

Ananda menambahkan lebih dari 50 pianis muda terbaik Indonesia di bawah usia 27 tahun akan berkompetisi tahun ini. Inilah ajang terbaik untuk melihat dan mengukur kualitas pianis klasik Indonesia saat ini, yang akan diikuti pianis dari Medan, Jambi, Palembang, Makassar serta berbagai kota di pulau Jawa.

Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi kantor sekretariat ASA, dengan Chendra di 0818 891038. Ananda Sukarlan sendiri akan terus memperbarui kabar lewat bloganandasukarlan.com serta akun media sosialnya.

Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?