Rabu, 13 Desember 2017 | 10:23 WIB

  • News

  • Hukum

Kejagung Tahan Taipan Edward Soeryadjaya di Rutan Salemba

Edward Soeryadjaya resmi ditahan Kejaksaan Agung
Poskota
Edward Soeryadjaya resmi ditahan Kejaksaan Agung

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Konglomerat Edward Soeryadjaya dijebloskan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba, Senin (20/11/2017) malam usai jalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung selama 10 jam.

Edward disangka melakukan tindak pidana korupsi tentang dugaan tindak pidana penyalahgunaan wewenang, seperti diatur dalam UU Nomor 31 tahun 1999 seperti diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Taipan ini juga diancam tindak pidana korporasi terhadapa perusahaan miliknya.

“Benar, kita telah tahan tersangka karena alasan subyektifitas dan obyektifitas,” Direktur Penyidikan Jaksa Agung Mida Pidana Khusus (Jampidus) Warih Sadono.

Edward bungkam meski dicecar soal penahanan dirinya. Ia lebih memilh langsung masuk mobil tahanan.

Putra sulung pendiri Astra International Willem Soeryadjaya sudah sempat dipanggil, Kamis dua pekan lalu, tapi dia menolak hadir dengan dalih sakit. Jaksa ancam akan jemput paksa jika Edward kembali mangkir.

Edward adalah tersangka kasus tindak pidana korupsi terkait dengan pembelian saham PT Sugih Energy Tbk milik Edward oleh PT Dapen Pertamina, yang dikomandani oleh M. Helmi Kamal Lubis.

Helmi sudah ditetapkan tersangka terlebih dahulu dan berkasnya bahkan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, Jakarta. Helmi dalam kapasitas Presdir PT Dapen Perramona terancam 20 tahun penjara.

Edward adalah Dirur PT Ortus Holding sebagai pemegang saham mayoritas PT Sugih.

Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?