• News

  • Hukum

Habib Bahar Ditahan, Fadli Zon: Kriminalisasi Ulama, Kezaliman yang Sempurna

Wakil Ketua DPR  Fadli Zon.
Dokumentasi NNC/Anhar Rizky Affandi
Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

JAKARTA, NNC - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengomentari penetapan tersangka dan penahanan Habib Bahar bin Smith oleh Polda Jawa Barat atas dugaan penganiayaan terhadap dua remaja berinisial CAJ (18) dan MKUAM (17). 

Fadli berpendapat, penahanan Bahar sebagai kriminalisasi ulama dan diskriminasi hukum di Indonesia, dimana hukum telah dijadikan alat kekuasaan untuk menakuti oposisi. Ia juga menilai penahanan Bahar sebagai bentuk ancaman terhadap demokrasi.

"Penahanan Habib Bahar Smith ini bukti kriminalisasi ulama dan diskriminasi hukum di Indonesia," tulis Fadli di akun Twitter-nya, Rabu (19/12/2018).

" Hukum telah dijadikan alat kekuasaan, alat menakuti oposisi dan suara kritis. Selain itu tentu tindakan penahanan ini ancaman terhadap demokrasi. Kezaliman yang sempurna," tandas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Diberitakan, Habib Bahar bin Smith ditahan setelah menjalani pemeriksaan pada Selasa (18/12/2018). Polisi menetapkan Bahar sebagai tersangka penganiayaan berdasarkan alat bukti yang dimiliki oleh penyidik. 

Habib Bahar dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 ayat (2) KUHP, Pasal 351 ayat (2) KUHP, Pasal 333 ayat (2) KUHP, dan Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Dalam kasus ini, polisi juga menetapkan empat orang lain sebagai tersangka yakni Habib Hamdi, Habib Husen Alatas, Sogih, Agil Yahya alias Habib Agil, dan H Muhamad Abdul Basit Iskandar.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?