• News

  • Hukum

Terbukti Terima Suap Rp2,25 Miliar, Mantan Menteri Sosial Dituntut 5 Tahun Penjara

Idrus Marham
Fin
Idrus Marham

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lie Putra Setiawan, mengatakan mantan Menteri Sosial Idrus Marham dituntut 5 tahun penjara.

Idrus Marham bersama anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar non-aktif Eni Maulani Saragih terbukti menerima hadiah sejumlah Rp2,25 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

"Menyatakan terdakwa Idrus Marham terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagai mana dakwaan kesatu pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan pidana denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan," kata Lie Putra Setiawan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Tuntutan itu berdasarkan dakwaan pasal 12 huruf a UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan selama pemeriksaan di persidangan, terdakwa belum pernah dipidana sebelumnya, terdakwa tidak menikmati hasil kejahatannya," tambah jaksa Lie.

JPU KPK tidak menuntut pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti maupun pencabutan hak politik kepada Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar tersebut karena sudah dibebankan kepada Eni.

 

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?