Senin, 01 Mei 2017 | 11:22 WIB

  • News

  • Hukum

Kasus Teror Novel Baswedan, Polri Tidak Tentukan Target

Jumat, 21 April 2017 | 14:01 WIB
Karopenmas Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto. (rakyatku)
Karopenmas Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto. (rakyatku)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Saat ini pihaknya telah memeriksa 16 saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, dari ke 16 saksi yang diperiksa, termasuk saksi yang berada dilingkungan tempat kejadian, diantaranya satpam.

"Sudah 16 saksi diperiksa dan olah tempat kejadian perkara juga berkali-kali dilakukan," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (21/4/2017).

"Saksi seperti Satpam, orang di masjid yang berteriak minta tolong, orang yang diduga melihat kejadian, dan saksi lainnya. Hingga saat ini, semua keterangan saksi tengah didalami," sambungnya.

Menurutnya, dalam penyelidikan, temuan sekecil apa pun akan dikembangkan guna mengidentifikasi motor yang digunakan, siapa pemiliknya, kapan dipinjamkan atau digunakan dan sebagainya.

Selain memeriksa saksi-saksi, kata Rikwanto, polisi juga tengah mengkaji video dalam CCTV. "Masih dalam kajian, CCTV itu yang dipasang mengarah pada sudut tertentu, dan hasil gambar juga tergantung pada arah, cuaca, dan kondisi siang atau malam. Tapi yang jelas, masih dilakukan analisa," ujarnya.

Saat ditanya target untuk menemukan pelakunya, dirinya enggan berkomentar lebih jauh. Meski demikian pihaknya akan terus berupaya secepatnya dalam menemukan pelaku penyiraman air keras terhadap Novel.

"Kita tidak tentukan target, kita upayakan secepatnya," tegasnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?