• News

  • Internasional

Menyedihkan, CEO Malaysia Ini Tewas karena Ponselnya Meledak saat Diisi Daya

CEO Cradle Fund Nazrin Hassan
dok.Malay Mail
CEO Cradle Fund Nazrin Hassan

MALAYSIA, NNC -- Seorang CEO Cradle Fund asal Malaysia, Nazrin Hassan, dikabarkan tewas secara menyedihkan oleh sebuah peristiwa yang tidak ia duga sama sekali.

Hassan menjadi korban sebauh peristiwa langka, yakni meninggal dunia akibat ledakan smartphone atau ponsel pintar yang sedang dicolokkan ke listrik untuk mengisi daya. 

Rupanya, ledakan itu menyebabkan trauma tumpul di bagian belakang kepalanya. Ketika api dan asap mulai memenuhi ruangan, dia tidak bisa merespon dan tercekik.

Dilaporkan newsbytesapp, belum diketahui, dari ponsel mana yang mengakibatkan ledakan tersebut. Hanya saja, Hassan memiliki dua ponsel Blackberry dan Huawei, dan api telah merusak sebagian besar barang di kamar tidur.

"Siapa yang mengira prosedur rutin yang tidak berbahaya adalah alasan mengapa tiga anak kecil akan tumbuh tanpa ayah mereka," ungkap saudara iparnya yang diposting di media sosial.

Menurut sebuah pernyataan dari Cradle Fund,"Laporan post-mortem menyimpulkan penyebab kematian sebagai komplikasi dari luka ledakan yang disebabkan oleh ponsel meledak yang sedang diisi di sebelahnya."

Selain anak-anak, pria berusia 45 tahun itu meninggalkan istrinya.

Hassan sendiri adalah alumni Universitas Buckingham. Dia telah menghabiskan lebih dari 15 tahun untuk memfasilitasi pendanaan untuk startup teknologi tahap awal.

Cradle Fund, sebuah perusahaan di bawah Kementerian Keuangan Malaysia, mengambil tujuan yang sama ke depan: membantu para pengusaha teknologi dan startup memperoleh pendanaan. Cradle Fund telah membantu perusahaan lokal yang sukses seperti fintech startup iMoney dan aplikasi Grab.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?