• News

  • Internasional

Menentang Jilbab, Wanita Ini Dihukum 20 Tahun Penjara

Shapark Shajarizadeh
dok.Al Arabiya
Shapark Shajarizadeh

TEHERAN, NNC -- Seorang wanita Iran yang melepas jilbabnya karena melakukan aksi protes pada bulan Desember tahun lalu mengatakan jika dirinya telah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Shapark Shajarizadeh memposting di situs pribadinya bahwa dia telah dipenjara karena "menentang jilbab wajib" dan "melambai-lambaikan bendera perdamaian putih di jalan." Tidak ada komentar langsung dari pejabat Iran.

Dikutip dari laman Al Arabiya, polisi di Iran setidaknya menangkap 29 orang pada bulan Februari lalu karena mencopot jilbab mereka sebagai bagian dari kampanye yang dikenal sebagai "Rabu Putih."

Nasrin Sotoudeh, pengacara hak asasi manusia terkemuka yang mewakili Shajarizadeh dan perempuan lainnya, juga ditangkap bulan lalu.

Namun, Shajarizadeh, 42, telah dibebaskan dengan jaminan pada akhir April. Keberadaannya saat ini tidak diketahui.

Di Iran, para wanita yang menunjukkan rambut mereka di depan umum bisa dihukum dengan denda 25 dolar hingga dijatuhi hukuman penjara.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?