• News

  • Internasional

Insiden Anti-Yahudi Naik 11 Persen di Inggris

Batu nisan vandalis di pemakaman Yahudi di Blackley, Manchester (REUTERS)
Batu nisan vandalis di pemakaman Yahudi di Blackley, Manchester (REUTERS)

MANCHESTER, NETRALNEWS.COM - Jumlah insiden anti-Semit (Yahudi) di Inggris naik 11 persen dalam enam bulan pertama tahun ini mencerminkan tren mengkhawatirkan intoleransi di seluruh negeri, kata sebuah badan penasehat Yahudi, Kamis (4/8/2016).

Keamanan Community Trust (CST), yang memberi nasehat kepada Inggris menduga 260.000 orang Yahudi terkena masalah keamanan, tercatat 557 insiden dari Januari sampai Juni, jumlah tertinggi kedua untuk periode pertama tahun ini sejak badan tersebut mulai mengumpulkan angka tahun 1984.

Kenaikan tahun-ke-tahun mengemuka kendati politisi dan polisi telah memperingatkan tentang tumbuhnya tingkat kejahatan kebencian karena warga Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa pada 23 Juni (Brexit), dengan menargetkan kaum Muslim dan Eropa Timur khususnya meskipun CST mengatakan mereka tidak melihat lonjakan setelah referendum.

Hal ini juga mengikuti tuduhan anti-Semitisme terhadap tokoh-tokoh di Partai Buruh oposisi.

"Kenaikan anti-Semitisme ini datang pada saat sikap tidak toleran dan prasangka tampaknya mendalam pada masyarakat kita," kata Ketua Eksekutif CST, David Delew.

"Tren sebaliknya yang mengkhawatirkan ini membutuhkan kepemimpinan yang nyata dari semua partai politik dan bagi perusahaan media sosial agar mereka mengambil bagian dan ikut bertanggung jawab."

Dalam laporannya, CST mengatakan rata-rata jumlah insiden kebencian bulanan diarahkan pada komunitas Yahudi sekarang, hampir dua kali lipat.

Suguhan media sosial selama ini memicu hampir seperempat dari semua insiden dan telah menjadi "alat penting" untuk kampanye pelecehan anti-Semit yang diarahkan kepada tokoh masyarakat Yahudi dan politisi.

Satu Buruh anggota parlemen Yahudi, Luciana Berger, dilaporkan pada bulan April ia telah menerima ribuan pesan kasar secara online termasuk ancaman memperkosanya.

CST mengatakan sebagian besar kejadian terjadi pada bulan April, Mei dan Juni ketika anti-Semitisme ada dalam berita yang mengungkapkan Berger dan Buruh meluncurkan penyelidikan apakah partai memiliki masalah dalam jajarannya mulai dari mantan Walikota London ke Oxford University siswa.

"Pesan harus sampai ke semua orang bahwa kita tidak akan berdiri untuk anti-Semitisme. Pelaku kejahatan kebencian terhadap Yahudi akan ditangkap dan diadili dan pengamat harus mendidik," kata anggota parlemen John Mann, ketua All-Party Parliamentary Group melawan antisemitisme.

Editor : Hila Japi
Sumber : REUTERS

Apa Reaksi Anda?