Sabtu, 25 November 2017 | 07:02 WIB

  • News

  • Kesehatan

Ini Akibatnya Jika Anak Sering Dimarahi

Anak yang sering dimarahi orangtua akan terganggu tumbuh kembangnya.
Parents
Anak yang sering dimarahi orangtua akan terganggu tumbuh kembangnya.

Berita Terkait

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Anak yang kerap marah seharusnya tidak dimarahi karena dapat mengganggu tumbuh kembangnya.

Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Mercu Buana Inge Hutagalung, mengatakan hal ini menyebabkan anak kurang berbahagia dan terganggu kesehatan mentalnya jika terlalu sering dimarahi. Selain itu, anak yang sering dimarahi juga berdampak kepada kesehatan mental sang ibu yang sering kali stres dalam melakukan pengasuhan.

Menurut Inge, banyak orang tua yang berkeluh kesah dan bingung dalam menghadapi anak yang kerap marah (tantrum) sehingga berujung pada kemarahan terhadap anak. Untuk menghadapi hal itu, perlu dibangun interaksi yang hangat antara anak dan orang tua.

Pihaknya sedang melakukan intervensi psikologi theraplay sebagai suatu upaya bagi anak dan keluarga untuk membentuk dan menguatkan hubungan hangat antara orang tua dan anak.

Inge menjelaskan, lewat theraplay  dapat menumbuhkan rasa kepercayaan diri, rasa percaya di antara sesama anggota keluarga melalui interaksi yang menyenangkan. Theraplay merupakan bentuk alami interaksi yang sehat dan menyenangkan antara orangtua dan anak. Interaksi tersebut juga lekat dan banyak melibatkan kegiatan fisik.

Theraplay dilakukan pada Februari hingga November 2017. Lewat aktivitas itu orang tua dibekali wawasan mengendalikan emosi terkait pengasuhan anak balita, remaja maupun lansia.

"Ini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui edukasi bagi bina keluarga balita, bina keluarga remaja dan juga bina keluarga lansia serta mengkondisikan suasana hati kearah yang lebih positif," kata Inge, Rabu (18/10/2017).

Inge mengatakan theraplay selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pemerintah telah membentuk berbagai lembaga untuk mendukung pelayanan kesejahteraan bagi masyarakat, salah satunya Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS).

"Kami bekerja sama dengan Fakultas Psikologi UMB dan beberapa PPKS di Kelurahan Kamal, Tegal Alur, Cengkareng Timur dan Palmerah telah melaksanakan theraplay di lingkungan PPKS,” ujar Inge.


Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?