Sabtu, 25 November 2017 | 07:07 WIB

  • News

  • Kesehatan

Nonton TV Terlalu Lama, Awas Risiko Pengentalan Darah

Duduk di depan televisi, cenderung untuk ngemil dan duduk diam  dapat berisiko pengentalan darah..
Huffingtonpost
Duduk di depan televisi, cenderung untuk ngemil dan duduk diam dapat berisiko pengentalan darah..

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jika Anda memiliki kebiasaan duduk lama sambil menonton televisi setiap hari, hati-hati karena Anda mungkin berisiko dua kali lipat mengembangkan bekuan darah atau darah kental.

Temuan menunjukkan bahwa risiko penggumpalan darah di pembuluh darah kaki, lengan, panggul dan paru-paru, dikenal sebagai tromboemboli vena atau VTE, meningkat dengan jumlah waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi bahkan jika orang mendapatkan jumlah aktivitas fisik yang disarankan.

"Menonton TV itu sendiri tidak buruk, tapi yang buruk adalah kita cenderung untuk ngemil dan duduk diam untuk waktu yang lama sambil menonton," kata Mary Cushman, Profesor di University of Vermont di Burlington. Untuk penelitian ini, tim peneliti meneliti 15.158 peserta usia paruh baya (45-64 tahun).

Mereka yang menonton TV "sangat sering" memiliki risiko 1,7 kali lebih tinggi untuk mengembangkan pembekuan darah dibandingkan dengan mereka yang menonton TV "tidak pernah atau jarang". Orang-orang, yang bertemu dengan panduan yang direkomendasikan untuk aktivitas fisik dan melaporkan bahwa menonton TV "sangat sering", memiliki risiko 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang melaporkan menonton TV "tidak pernah atau jarang".

"Pikirkan bagaimana Anda bisa memanfaatkan waktu Anda sebaik mungkin untuk menjalani kehidupan yang lebih bermanfaat dan lebih sehat. Anda bisa memasang treadmill atau sepeda stasioner di depan TV Anda dan bergerak sambil menonton," kata Cushman, dilansir dari laman The Indian Express, Selasa (14/11/2017).

Hasilnya dipresentasikan pada American Scientific Sessions 2017 di California. Penelitian sebelumnya berkaitan dengan penayangan TV yang berkepanjangan dengan penyakit jantung yang melibatkan arteri yang tersumbat. Meskipun tromboembolisme vena lebih sering terjadi pada orang berusia 60 dan lebih tua, hal ini dapat terjadi pada usia berapapun.

Selain menghindari menonton TV yang berkepanjangan, seseorang juga dapat menurunkan risiko tromboemboli vena dengan mempertahankan berat badan yang sehat dan tetap aktif secara fisik, demikian saran para peneliti.

Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?