• News

  • Kesehatan

Cari Solusi dan Permasalahan Kesehatan di Daerah, Ini Strategi Kemenkes

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek.
nusakini
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek.

JAKARTA, NNC - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejak 2015 telah mengirimkan lebih dari 7 ribu tenaga kesehatan Nusantara Sehat (NS) Tim dan Individu. Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek menekankan agar para peserta NS dapat mencari inti permasalahan kesehatan di wilayahnya dan berupaya mencarikan alternatif solusi yang paling dapat diterapkan di masyarakat di wilayah tersebut.

"Perbedaan geografis dan budaya di masing-masing wilayah akan menjadi tantangan yang mewarnai sehingga diharapkan agar cepat beradaptasi," kata Menkes, Kamis (14/3/2019).

Diharapkan, semua peserta NS dapat menjadi penggerak dalam penguatan layanan kesehatan di Puskesmas, terutama terkait penanganan stunting, TBC, dan Imunisasi.

"Peserta NS juga harus mampu menjadi tenaga kesehatan yang bisa diandalkan oleh masyarakat, dapat bersinergi dengan tenaga kesehatan setempat, dinas kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat," kata Menkes.

Hingga saat ini, Kemenkes telah menyebarkan tenaga kesehatan NS sebanyak 7.377 peserta Tim dan Individu ke 29 Provinsi di Indonesia. Pada 2015-2018 sebanyak 3.380 peserta NS Tim telah dikirimkan ke 162 kabupaten/kota dari 29 provinsi. Sementara, pada 2017-2018 sebanyak 3.997 tenaga kesehatan NS Individu dikirimkan ke 225 kabupaten/kota dari 29 provinsi di Indonesia.

Program ini dilakukan karena pelayanan kesehatan primer merupakan upaya terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Fungsinya memberikan pelayanan kesehatan terutama kegiatan promotif dan preventif.

Saat usai penugasan NS, para peserta mendapatkan reward berupa bantuan biaya pendidikan yang linier seperti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) atau Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) bagi dr/drg, atau jenjang pendidikan yang lebih tinggi bagi tenaga kesehatan lainnya.

Selain itu, peserta NS juga mendapatkan fasilitas bekerja ke luar negeri dan prioritas menjadi NS Individu pada pendaftaran berikutnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?