• News

  • Kesehatan

Hipertensi Jadi Penyebab Gagal Ginjal Tertinggi, Ini Cara Menghindarinnya

Ilustrasi hipertensi.
Hello Sehat
Ilustrasi hipertensi.

JAKARTA, NNC - Ketua Umum PB Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB PERNEFRI) dr Aida Lydia, PhD, SpPD-KGH mengatakan, hipertensi menjadi penyebab gagal ginjal tertinggi di Indonesia. 

Pernyataan ini didukung oleh data Indonesian Renal Registry (IRR) 2017. Menurut IRR 2017, setelah hipertensi, penyebab gagal ginjal lainnya adalah diabetes, disusul dengan Glomerulonefritis atau radang ginjal. 

" Hipertensi bisa merusak ginjal dengan memberi dampak pada kerusakan pembuluh darah ginjal atau nefron. Keadaan ini berdampak pada kerusakan filtrasi ginjal dan mengakibatkan gangguan fungsi ginjal," kata dr Aida dalam suasana Peringatan Hari Ginjal Sedunia, yang diperingati setiap pertengahan Maret, baru-baru ini di Jakarta. 

Dijelaskan dr Aida, ada beberapa klasifikasi tekanan darah dari normal hingga dikatakan hipertensi. Tekanan darah yang normal yakni: sistolik 120-129, dengan diastolik 80-84; tekanan darah diatas normal yakni: sistolik 130-139, dengan diastolik 85-89; hipertensi grade 1 yakni: sistolik 140-159, dengan diastolik 90-99; hipertensi grade 2 yakni: sistolik 160-179, dengan diastolik 100-109, hingga hipertensi grade 3 yakni: sistolik diatas 180 dengan diastolik diatas 110. 

" Hipertensi dan diabetes merupakan penyebab terbanyak gagal ginjal di Indonesia. Kejadian Penyakit Ginjal Kronik (PGK) juga semakin meningkat dengan beban angka kesakitan, kematian dan ekonomi yang tidak sedikit, sehingga deteksi dini amat penting bagi mereka dengan faktor risiko," jelas dr Aida.

Faktor yang dapat dikendalikan yakni diet, merokok, konsumsi alkohol, kurang olah raga, obesitas, stres serta kontrol diabetes dan hipertensi. Sedangkan faktor yang tidak dapat dikendalikan adalah umur serta faktor genetik.

Bagi pengidap hipertensi, diimbau untuk mengkontrol tekanan darah, sebagai salah satu upaya untuk terhindar dari risiko penyakit ginjal. Tindakan yang bisa dilakukan adalah mengurangi asupan garam dan lemak januh agar terhindar dari tekanan darah tinggi yang mempercepat kerusakan ginjal.

Untuk diketahui, ginjal merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh. Fungsi ginjal membuang kelebihan air dan racun, mengatur tekanan darah, membantu produksi sel darah merah dan menjaga tulang tetap kuat.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?