Kolesterol (dr michael murray).

Ternyata Kadar Kolesterol Dipengaruhi Juga oleh Siklus Menstruasi

Selasa, 10 Jan 2017 | 20:05 WIB | Kesehatan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebuah penelitian mengungkap siklus menstruasi pada perempuan ternyata terkait dengan kadar kolesterol. Hasil studi yang dilaporkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism menemukan bahwa kadar kolesterol, naik atau turun, dipengaruhi siklus menstruasi.

Hal ini perlu diperhatikan untuk mendapatkan pengukuran yang akurat. Dalam studi yang dilakukan National Institutes of Health diketahui kadar kolesterol dipengaruhi siklus haid, oleh karenanya pengujian kolesterol harus dilakukan pada saat yang sama setiap bulannya sesuai siklusnya.

"Tingkat kolesterol tertinggi di paruh pertama siklus, kemudian setelah ovulasi kadarnya mulai turun," ujar peneliti Sunni L Mumford, PhD dari Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development di Rockville, seperti dikuti dari laman WebMD, Selasa (10/1/2017).

Pada studi tersebut peneliti mengukur kadar hormon estrogen, kolesterol serta lemak darah (trigliserida) dari 259 perempuan berusia 18-44 tahun. Pengukuran diambil 2 kali selama 2 siklus menstruasi serta menggunakan tes kesuburan untuk mengetahui waktu ovulasi (masa subur). Ketika kadar estrogen naik maka kolesterol baik (HDL) juga meningkat saat mencapai ovulasi.

Namun kolesterol total, kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida akan menurun seiring meningkatnya estrogen. Jika kolesterol total kurang dari 200 mg/dl darah maka masih dianggap normal, jika kadar kolesterol antara 200-239 mg/dl darah sudah masuk ke dalam batas tinggi , sedangkan jika lebih dari 240 mg/dl atau lebih maka tergolong tinggi.

"Studi ini menarik dan penting. Jika memang kadar kolesterol bervariasi sesuai dengan siklus menstruasi, maka waktu pengukuran harus disesuaikan agar pengobatan jadi optimal," kata Marianne J Legato, MD, profesor kedokteran klinis di Columbia University College of Physicians.


Editor : Lince Eppang