Jumat, 20 Oktober 2017 | 21:26 WIB

  • News

  • Kesehatan

Waspada, Stroke Kini Rawan Mengintai Usia Muda!

Pasien Stroke (healthxchange)
Pasien Stroke (healthxchange)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Waspadai serangan stroke, karena sekarang bukan hanya bisa menyerang kaum lanjut usia. Orang muda di usia produktif bisa terkena serangan stroke yang melumpuhkan, bahkan mengancam jiwa, seperti dilansir dari laman Live Science, Rabu (11/1/2017).

Sebuah studi di Amerika Serikat menyatakan serangan stroke pertama kali banyak dialami kaum muda.

Penelitian ini mencatat rata-rata usia orang yang terkena serangan stroke mengalami penurunan, dari 71,1 pada 2000 menjadi 69,3 pada 2012.

Menurut Chengwei Li, epidemiologist di University of Michigan School of Public Health sekaligus kepala penelitian ini, menyatakan memang terjadi kasus serangan stroke di usia lebih dini, namun belum terjadi tren serupa di usia bawah 65 tahun.

Sebaliknya, kasus orang  yang terkena serangan stroke di bawah 55 tahun justru menunjukkan kenaikan yang signifikan. Menurut hasil penelitian yang dipresentasikan di pertemuan ilmiah tahunan American Heart Association, 14 November 2015 silam, penurunan rata-rata usia serangan stroke pertama ini dapat berimplikasi besar terhadap kesehatan masyarakat.

Penelitian ini mencontohkan, orang muda yang terkena serangan stroke berpotensi mengalami kelumpuhan lebih lama dibandingkan orang tua yang terkena stroke.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, stroke menjadi penyebab utama kasus kelumpuhan jangka panjang. Penelitian ini berfokus pada jenis stroke iskemia yang merupakan kategori stroke paling umum.

Stroke iskemia terjadi ketika gumpalan darah menghalangi alirah darah ke otak serta tersumbatnya pasokan oksigen dan nutrisi ke otak. Selama penelitian berlangsung, tercatat lebih dari 3.200 kasus kejadian stroke iskemia.

Menurut Li, kini rata-rata usia seseorang mengalami stroke turun dua tahun lebih muda. Berdasarkan keterangan Li tersebut,  diketahui faktor risiko terjadinya stroke semakin 'merajalela' di masyarakat.

Beberapa faktor risiko tersebut adalah atrial fibrillasi atau kondisi denyut jantung tak teratur, diabetes tipe-2 dan tekanan darah tinggi. Peneliti mengatakan, orang harus lebih peduli terhadap faktor risiko stroke guna mencegah terjadi stroke di usia pertengahan dan produktif.

Setiap tahun, terjadi 795.000 kasus serangan stroke di Amerika Serikat dan 610.000 di antaranya adalah serangan yang pertama kali terjadi.

Meski hasil penelitian menunjukkan ada kecenderungan serangan stroke mengintai usia muda, namun Li mengatakan perlu penelitian lebih lanjut alasan kejadian stroke di kalangan usia lebih muda.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?