Selasa, 22 Agustus 2017 | 19:43 WIB

  • News

  • Kesehatan

Bayi Kembar Siam dengan Dua Kepala Lahir di Meksiko

Bayi kembar siam dari Meksiko (Mirror)
Bayi kembar siam dari Meksiko (Mirror)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rekaman yang luar biasa menunjukkan bayi kembar siam dengan dua kepala terisak di tangan petugas medis tak lama setelah dilahirkan.

Berbagi satu tubuh dan dilengkapi dengan tabung, klip dari bayi yang baru lahir telah diposting di media sosial oleh kerabat yang terkejut atas kondisi sang bayi, menjelang akhir pekan lalu.

Lahir di Meksiko, tidak diketahui apakah orang tua mereka yang tidak diidentifikasi, sudah tahu sebelumnya bahwa mereka akan lahir dengan deformitas. Demikian dikutip dari laman Daily Mail, Rabu (11/1/2017).

Sementara tampak bahwa mereka berbagi semua organ internal utama mereka, namun memiliki kepala dan otak masing-masing.

Namun para petugas kesehatan telah menolak memberikan rincian kasus yang jarang terjadi ini, tetapi hanya membenarkan bahwa sang ibu berada dalam kondisi stabil.

Dokter di kota Ciudad Juarez sekarang mengatakan sedang melihat sebuah 'rencana ke depan' untuk bayi.

Kembar siam, seperti diketahui petugas medis, terjadi sekitar satu dari 100.000 kehamilan.

Literatur medis menyatakan kembar siam berkembang ketika seorang wanita hanya menghasilkan satu telur yang tidak sepenuhnya terpisah setelah dibuahi.

Embrio yang berkembang kemudian mulai terpecah menjadi kembar identik selama beberapa minggu pertama, tetapi berhenti sebelum prosesnya selesai.

Para ahli mengatakan sebagian telur terpisahkan kemudian berkembang menjadi janin siam.

Kebanyakan kembar siam tidak bertahan karena organ mereka tidak dapat mendukung kebutuhan tubuh mereka.

Diperkirakan 40 persen tidak hidup ketika mereka dilahirkan sementara 35 persen lainnya meninggal satu hari pasca dilahirkan.

Kelahiran kembar siam,di mana kulit dan organnya menyatu bersama-sama, jarang terjadi. Menurut University of Maryland, kelahiran bayi kembar siam diyakini terjadi hanya sekali dalam setiap 200.000 kelahiran hidup.

Sekitar 40 sampai 60 persen dari kembar siam meninggal ketika dilahirkan, dan sekitar 35 persen bertahan hidup hanya satu hari.

Tingkat kelangsungan hidup kembar siam secara keseluruhan ada di antara 5 sampai 25 persen.

Untuk beberapa alasan, kembar siam perempuan tampaknya memiliki kesempatan lebih baik untuk bertahan hidup daripada laki-laki.

Kelahiran kembar siam dari Meksiko ini, terjadi hanya dua hari setelah Raja Arab Saudi berjanji untuk memisahkan dua saudara siam perempuan dari Mesir.

Laporan di Timur Tengah menyatakan kedua gadis yang bernama Menna dan Mei, akan dirawat dengan biaya kerajaan.

Raja Salman al-Saud telah memerintahkan agar saudara siam ditransfer ke ibukota Saudi, Riyadh, di mana evaluasi akan dilakukan untuk menentukan apakah mereka dapat dipisahkan.

Reporter : Hermina W
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?