Rabu, 28 Juni 2017 | 09:03 WIB

  • News

  • Kesehatan

Mengira Sakit Gigi, Ternyata Derita Kanker Langka

Akibat kanker langka, wanita  ini harus merelakan matanya dioperasi.
Daily Mail
Akibat kanker langka, wanita ini harus merelakan matanya dioperasi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Awalnya Ceri Jones (22) saat datang ke dokter gigi, pada Oktober, dia hanya ingin memeriksa benjolan di mulutnya dan ia sering sakit kepala. Dia mengira benjolan itu adalah asbes gigi. Namun, saat dokter melakukan sinar-X, dokter mengatakan tidak ada yang salah pada giginya.

Ia pun dibawa ke Rumah Sakit Royal Sunderland dimana biopsi diambil. Pada November 2016, ia didiagnosa mengalami kanker langka, karsinoma kistik adenoid dan dirujuk ke Rumah Sakit Liverpool Women's Hospital.

Benjolan di langit-langit mulutnya ternya karsinoma kistik adenoid, yang mempengaruhi kelenjar ludah, kepala dan leher. Jones yang sehari-hari bekerja sebagai seorang juru masak di dekat Dyserth, Wales Utara, menghabiskan 36 jam di meja operasi pada April tahun ini, yang akhirnya dia harus merelakan mata kirinya diangkat bersamaan dengan tumor untuk menyingkirkan sel-sel kanker.

Rahang kiri atas dan tulang belakang kiri atas juga diganti dengan titanium dan wajahnya direkonstruksi saat kanker berada dalam stadium lanjut.

Jones juga kehilangan giginya di sisi kiri karena ia harus memiliki otot dan kulit di paha kanannya yang dicangkokkan ke dalam mulutnya.

Ceri Jones saat ini tengah berada di Jacksonville, Florida, untuk menjalani radioterapi khusus yang diharapkan akan membunuh sisa sel kanker dan menghentikan penyakitnya kembali.

Komplikasi Selama Operasi

Tapi ada komplikasi saat otaknya mulai bocor dan dia butuh penopang di tulang punggungnya. Dia kemudian memakai mesin pendukung kehidupan tapi untungnya berhasil melewatinya.

Dua bulan kemudian dan NHS telah mendanai penerbangan dan akomodasi Miss Jones sehingga dia dapat menjalani radioterapi proton di AS.

Radioterapi standar bisa menghancurkan struktur tulangnya dan menyebabkan masalah besar pada wajah dan mulutnya di masa depan.

Ibunya Sarah Evans mengatakan, ia menghidupkan kembali mimpi buruk ini setiap hari sejak mereka membawa Ceri ke Liverpool sampai dia pulang dan pagi dia pergi ke teater untuk menjalani operasi yang paling lama mengubah kehidupan dan komplikasi yang dia dapatkan setelahnya.

"Melihat dukungan hidup pada anak perempuan saya adalah pemandangan mengerikan yang akan saya bawa hingga mati. Ini adalah saat yang mengerikan bagi Ceri tapi mudah-mudahan ada cahaya di ujung terowongan sekarang. Kami menjaga agar segala sesuatunya terlewati sehingga pengobatannya akan efektif. Saya sangat bangga dengan keberanian dan kekuatan yang ditunjukkan Ceri sepanjang semua ini, dia adalah sebuah inspirasi," ujarnya, seperti dikutip dari laman Daily Mail, Senin (19/6/2017). '

Sementara itu, Jones masih harus bertahan dan menanggung biaya tagihan, makanan dan perjalanan untuk beberapa bulan ke depan.

Sebagai tanggapan atas perawatannya, halaman GoFundMe telah dibuat dengan harapan dapat menghasilkan Rp85 ju

Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?