Sabtu, 23 September 2017 | 05:35 WIB

  • News

  • Kesehatan

Aneh, Anak Ini Mampu Hidup Hanya dengan Setengah Jantung

Anak ini bertahan hidup dengan setengah jantung. (Dok:DailyMail)
Anak ini bertahan hidup dengan setengah jantung. (Dok:DailyMail)

LONG ISLAND, NETRALNEWS.COM – Seorang anak laki-laki berusia enam tahun mengejutkan keluarga dan dokter karena masih dapat bertaha hidup meski hanya memiliki setengah jantung. Bahkan dia sekarang melangkah lebih jauh dengan menyelesaikan triathlon (kejuaraan olahraga atletik yang tergabung dari tiga jenis olahraga, yang dilakukan secara berkesinambungan dalam satu kesatuan waktu. Ketiga cabang olahraga tersebut terdiri dari renang, bersepeda, dan lari) pertamanya.

Dia adalah Jack Foley, yang tinggal di Long Island, New York, terlahir dengan kondisi langka yang menyebabkan setengah dari jantungnya berhenti berkembang saat ibunya hamil. Dia menderita sindroma jantung kiri hipoplasia (HLHS), cacat lahir, Centers for Disease Control and Prevention mengatakan bahwa tidak kurang dari 1.000 bayi di Amerika Serikat mengalami kelainan ini setiap tahunnya.

Penyakit ini mempengaruhi aliran darah normal melalui tubuh, dan terjadi bila sisi kiri jantung janin tidak terbentuk dengan benar selama kehamilan. Ini adalah jenis cacat jantung kongenital. Dalam kasus Jack, sisi kiri jantungnya benar-benar tidak berkembang, yang berarti atrium kiri dan ventrikelnya tidak bisa memompa darah.

Biasanya, sisi kanan jantung memompa darah yang kekurangan oksigen ke paru-paru, dan sisi kiri memompa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh. Karena Jack tidak memiliki sisi kiri, sisi kanannya harus melakukan kedua pekerjaan itu.

Penyakit ini didiagnosis saat orang tua Jack, Lauren Kiefer-Foley dan Rob Foley, melakukan rutinitas ultrasonografi (USG) saat kandungannya berusia 20 minggu. Pemeriksaan bertujuan untuk melihat anatomi bayi, memastikan semuanya bekerja dengan benar, dan juga saat orang tua bisa mengetahui jenis kelamin anak mereka.

Ibu yang menunggu hasilnya akhirnya diberitahu bahwa ada masalah dengan perkembangan jantung bayinya, dan suami istri tersebut kemudian pergi menemui ahli jantung anak pertama di hari berikutnya.

"Dokter mengatakan kepada kami" kami tidak dapat melihat sisi kiri jantung bayi, "kata Kiefer-Foley, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Senin (17/7/2017).

Takut dan cemas, dia dan suaminya langsung menghubungi ahli jantung mereka untuk meminta nasihat. Dia menyuruh mereka untuk tidak cemas, dan merujuk pasangan itu ke ahli jantung di Manhattan, Dr Emile Bacha, yang bekerja di Rumah Sakit Morgan Stanley di Universitas Columbia.

Jack akhirnya memasuki masa untuk dilahirkan dan dia melalui operasi caesar yang direncanakan pada tanggal 25 April 2011. Orang tuanya merencanakan kelahiran untuk berjaga-jaga jika ada komplikasi, dan semuanya siap.

"Aku bahkan tidak bisa bertemu dengannya selama enam jam setelah dia lahir. Yang saya diberitahu adalah bahwa itu adalah anak laki-laki, dan bahwa dia memiliki rambut merah, " Kiefer-Foley menjelaskan.

Bayi yang baru lahir segera diberi echocardiogram, yang merupakan jenis ultrasound khusus untuk melihat bilik jantung. Ibunya mengatakan bahwa dia juga diberi obat-obatan yang harus dia simpan dengan baik sampai prosedur pertamanya.

Ke depan, kata ibu Jack akan ada kemungkinan anaknya mengalami komplikasi dan memerlukan operasi, tetapi keluarga optimis dapat melaluinya. Terlebih melihat keadaan anaknya yang begitu aktif dan lincah. “Kami sangat beruntung memilikinya,” tukas ibu Jack.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?