Selasa, 21 November 2017 | 11:38 WIB

  • News

  • Kesehatan

Wow, Peneliti Ciptakan Miniatur Jantung Manusia dari Jantung Tikus

Peneliti ciptakan miniatur jantung manusia dari jantung tikus. (Ilustrasi:Alrai)
Peneliti ciptakan miniatur jantung manusia dari jantung tikus. (Ilustrasi:Alrai)

OREGON, NETRALNEWS.COM – Sebuah penelitian yang dilakukan di laboratorium internasional telah menciptakan miniatur jantung manusia dari jantung tikus. Ilmuwan telah membedah sel-sel dari organ hewan pengerat dan menyisakan kerangka atau matriksnya, yang kemudian disemai dengan sel manusia dan berhasil berubah menjadi sel jantung manusia.

Peneliti mengatakan terobosan tersebut dapat merevolusi pengujian obat-obatan terlarang, yang memungkinkan obat-obatan diuji pada jantung buatan.

Terobosan tersebut dipresentasikan pada pertemuan Ilmiah Ilmu Kardiovaskular American Heart Association American Conference tahun 1989 di Portland, Oregon dan akan memudahkan penelitian penyakit jantung, sebagai penyebab kematian yang tinggi di AS.

Miniatur jantung akan mempermudah uji coba obat baru yang potensial untuk keamanan dan kemanjuran, dan menghasilkan sel otot jantung secara artifisial dan suatu hari diharapkan suatu jantung fungsional berukuran yang sma dengan jantung manusia bisa ditanam untuk transplantasi pada manusia.

Para peneliti menggunakan teknik yang disebut 4-Flow cannulation untuk membuat miniatur jantung. Teknik ini memperkenalkan solusi ke dalam jaringan vena dan arteri, yang memungkinkan para peneliti untuk melepaskan sel tikus sambil menjaga matriks lapisan seluruh jantung agar terisi kembali dengan sel manusia.

Katup jantung dapat bekerja dan struktur empat ruang jantung dijaga, dan organ itu kemudian terisi kembali dengan sel manusia. Sirkulasi dipertahankan di dalam seluruh jantung untuk menjaga aliran normal dan untuk merangsang ekspansi mekanis ruang jantung.

Peneliti Farmasi Swedia AstraZeneca di Gothenburg, Dr Duong Nguyen yang memimpin penelitian ini, menulis dalam sebuah makalah Perkembangan organ miniatur yang manusiawi melalui dekellularisasi organ hewan pengerat dan rekellularisasi dengan sel manusia. Ini akan memberikan bukti translasi berkualitas tinggi untuk model hidup dari hewan kepada manusia dalam penelitian dasar dan aplikasi farmakologis.

"Di sini, kita berfokus pada pelestarian jaringan sirkulasi di dalam hati tikus dengan meramalkan vena kava superior (SVC), aorta aorta (A), vena paru-paru (PV), dan arteri pulmonal (PA), yang dianggap sebagai Arus 4. Oleh karena itu, tujuannya adalah untuk benar-benar mengkompilasikan kembali jantung dan melakukan stimulasi mekanis ventrikel,” kata Dr Duong Nguyen, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Senin (17/7/2017).

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?