Senin, 26 Februari 2018 | 00:34 WIB

  • News

  • Kesra

Hari Valentine, Tokoh FPI: Acara Mungkar dan Perzinahan Akbar

Habib Novel Chaidir Bamukmin  (istimewa)
Habib Novel Chaidir Bamukmin (istimewa)

JAKARTA, NNC - Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Chaidir Bamukmin mengatakan, umat Islam dikecohkan dengan perayaan Hari Valentine 14 Februari, yang ia sebut sebagai acara mungkar yang mengarah pada perzinahan akbar.

"Iya lagi-lagi kita umat Islam dikecohkan dan terperdaya dengan perayaan Valentine yang mengatasnamakan hari kasih sayang. Karena Valentine adalah acara mungkar yang mengarahkan pada perzinaan akbar," kata Habib Novel kepada NNC, Rabu (14/2/2018).

Dijelaskan Habib Novel, jika ingin mewujudkan kasih sayang kepada sesama, maka tak perlu ditetapkan hari khusus seperti Valentine. Sebab kasih sayang seyogianya dilakukan setiap hari dan bukan setahun sekali.

"Karna kasih sayang yang sesungguhnya saja adalah bukan satu hari setahun sekali, akan tetapi Islam selalu mengajarkan berkasih sayang terhadap sesama setiap waktu dimanapun dan kapanpun juga, terhadap siapapun," paparnya.

"Karena Islam rahmatan lil alamin yaitu kasih sayang untuk seluruh isi alam jagad raya ini, yang selalu umat Islam memulai sesuatu dengan ucapan Bismillahirrohmanirrohim (dengan nama Allah yg maha pengasih dan penyayang) dari melek mata sampai mata ini terpejam, dimulai dan diakhir dengan bacaan bismillah," sambungnya.

Karena itu, Humas Persaudaraan Alumni 212 ini menyatakan, pihaknya dengan tegas menolak Hari Valentine, dan mengimbau kepada seluruh umat untuk tidak merayakannya.

"Maka dengan ini dengan spirit 212 yang dilandasi persatuan ulama dan umat Islam, kita galakan untuk menolak Valentine. Semoga kita semua berharap agar siapapun untuk tidak mengikuti Valentine yang justru itu adalah kemaksiatan atau kemungkaran," jelas Habib Novel.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?