Minggu, 25 Februari 2018 | 20:31 WIB

  • News

  • Kesra

Kemensos: SNKI Lompatan Besar Pembangunan Indonesia

Kemensos: SNKI lompatan besar pembangunan Indonesia.
Setkab
Kemensos: SNKI lompatan besar pembangunan Indonesia.

JAKARTA, NNC - Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial ( Kemensos) Harry Hikmat mengatakan apa yang dilakukan pemerintah melalui strategi nasional keuangan inklusif (SNKI) merupakan lompatan besar pembangunan di Indonesia. Bukan tanpa alasan, mengingat sasaran keuangan inklusif tersebut adalah masyarakat miskin, bukan kelas menengah.

"Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini terus diberikan edukasi mengenai layanan perbankan karena banyak yang masih berpandangan bahwa uang mereka akan habis. Nah disini perlunya peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan edukasi terus menerus," jelas Harry seperti dalam Siaran Pers Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial ( Kemensos), Kamis (15/2/2018).

Sebanyak 10 juta Kelompok Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan, dan 1,2 juta Kelompok Penerima Manfaat Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) pada tahun ini. Untuk penerima Rastra secara bertahap sd 10 juta akan dialihkan menjadi penerima BPNT.

Harry menambahkan secara nasional, bantuan yang telah dicairkan untuk penyaluran tahap I pada bulan Februari senilai Rp 4,75 triliun bagi 9.5 juta KPM tersebar di 34 Provinsi dan 514 kab/kota. Adapun sisanya masih dalam proses validasi dan pengajuan pencairan ke Kementerian Keuangan, terutama daerah sulit seperti Papua dan Kep. Maluku.

Khusus untuk Provinsi Sulawesi Selatan, pada tahun ini Kementerian Sosial menggelontorkan bansos PKH senilai 589,7 miliar rupiah bagi 311.997 KPM. Sedangkan untuk Kabupaten Gowa mendapatkan 48,3 miliar rupiah untuk 25.578 KPM.

Untuk Bansos Pangan Rastra, Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan 393,4 miliar rupiah untuk 405.860 KPM.

Untuk Bantuan Pangan Non Tunai, dikatakan Harry merupakan transformasi dari bansos pangan rastra dimana jumlah penerima untuk Provinsi Sulsel sebanyak 229.835 dari 405.860 KPM telah mendapatkan bantuan senilai 197.03 miliar rupiah. Sedangkan untuk Kabupaten Gowa sebanyak 32.591 KPM telah mendapatkan BPNT dengan nilai 21.5 miliar rupiah.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?