• News

  • Kesra

Dolar Melonjak Rp14.100, Anggota DPR Komisi XI Sebut Akan Berdampak Pada Dana Desa

Anggota Komisi XI DPR G Michael Jeno
Tribun Pontianak
Anggota Komisi XI DPR G Michael Jeno

JAKARTA, NNC - Nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah belakangan kian menguat, akan tetapi naiknya nilai tukar dolar terhadap rupiah diharapkan  jangan sampai mempengaruhi dana transfer dari pusat ke daerah terutama untuk dana desa.

Pernyataan itu disebutkan oleh anggota Komisi XI DPR G Michael Jeno bahwa kenaikan dolar akan mempengaruhi APBN dan berdampak pada dana desa.

“Apabila dolar sudah Rp14 ribu mempengaruhi APBN. Karena asumsi dolar APBN kita Rp13.400, ada selisih cukup besar Rp600 sehingga harus dibahas APBN perubahan. Dalam APBN Perubahan jangan sampai dana desa dikurangi,” katanya, dilansir patromaks, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, dari sisi anggaran  yang sulit meningkat dari sebelumnya karena memungkinkan sekali untuk dilakukan penghematan dengan kondisi melemahnya Rupiah.

“Kita akan berusaha jangan sampai pengurangan dana dena sebab dana desa implemataasi dan aksi dari nawacita pemerintah saat ini,” papar dia.

Dia menyebutkan dengan penguatan dolar juga berpengaruh terhadap barang modal untuk produksi dalam negeri. Dengan demikian harga yang dihasilkan tentu ikut naik.

Sedangakan pada sisi ekspor dengan dolar As menguat akan sedikit memperbaiki kinerja ekspor terutama dari komoditas andalan seperti CPO, tambang, karet dan lainnya.

“Komoditas ekspor Kalbar pelan – elan saat ini harganya membaik. Itulah keuntugan dari penguatan dolar As. Secara umum pada prisipnya nilai tukar Rupiah harus terjaga dengan baik,” papar dia.

Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?