Minggu, 24 September 2017 | 10:12 WIB

  • News

  • Megapolitan

Ada Foto Asma Dewi dengan Politisi Kontra Ahok, Ade Armando: Kebetulan?

Dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia Ade Armando (pekanews)
Dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia Ade Armando (pekanews)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Jumat (8/9/2017), menangkap seorang wanita bernama Asma Dewi, karena diduga mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu di akun media sosialnya.

Asma Dewi disebut-sebut sebagai salah satu koordinator Tamasya Al-Maidah, sebuah gerakan yang muncul di Pilkada DKI April 2017 lalu, yang dibentuk oleh pihak-pihak yang kontra calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok - Djarot Saiful Hidayat.

Tujuan dari Tamasyah Al-Maidah menurut para penggagasnya kala itu, adalah mengajak seluruh masyarakat dari daerah datang ke Jakarta untuk ikut mengawasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), agar pilkada berjalan aman dan tertib, dan jauh dari kecurangan.

Selain itu, Asma Dewi juga disebut menransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen, yang merupakan sindikat penyebar isu SARA dan berita hoax lewat media sosial untuk kepentingan politik.

Menanggapi kabar tersebut, penggiat media sosial yang juga loyalis Presiden Joko Widodo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ade Armando ikut berkomentar.

"Waduh .... bendahara Tamasya Al Maidah, gerakan massa dalam Hari-H Pilkada DKI 2017, ditahan polisi karena diduga terlibat dalam penyebaran ujaran kebencian dan SARA.
Ada dugaan Asma Dewi, nama ibu ini, juga terlibat dalam sindikat Saracen. Mari kita dukung kepolisian membongkar sindikat busuk pemecah belah Indonesia ini," kata Ade di akun Facebooknya, Senin (11/9/2017).

Selain itu, Dosen di Universitas Indonesia ini menyinggung soal beredarnya foto kebersamaan Asma Dewi dengan sejumlah politisi seperti Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Waketum Gerindra Fadli Zon, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Ahmad Dhani, Buni Yani, dan beberapa tokoh lainnya.

"Waaah, ternyata Asma Dewi, bendahara Tamasya Al Maidah yang ditahan polisi karena diduga menyebarkan kebencian dan SARA serta terlibat SARACEN adalah orang yang cukup dekat dengan Prabowo, Hasyim Djojohadikusumo dan Anies Baswedan. Kebetulan?," paparnya.

Tak cukup sampai disitu, ia kembali mengomentari foto kebersamaan Asma Dewi dengan Buni Yani. "Ini satu lagi: Asma Dewi,  bendahara Tamasya Almaidah yg ditahan karena tuduhan penyebaran kebencian dan SARACEN,  bersama  dg Buni Yani," papar Ade.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?