Sabtu, 25 November 2017 | 06:51 WIB

  • News

  • Megapolitan

Dikira Mesum, Sepasang Kekasih Ini Diseret dan Ditelanjangi, Ternyata ....

Pasangan kekasih dianiaya
Pasangan kekasih dianiaya

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan beredarnya video sepasang kekasih yang disebut-sebut telah melakukan perbuatan mesum di sebuah kontrakan di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Bahkan setelah digeruduk sejumlah orang, pasangan kekasih bernama Rian (28) dan Mia Aulina (20), itu diseret keluar dan sang wanita ditelanjangi pada bagian dadanya. Tak sampai di situ saja, warga juga menganiaya kedua muda mudi yang dimabuk asmara ini.

Adegan tersebut sempat diabadikan warga dengan telepon seluler dan tersebar luas melalui layanan WhatsApp (WA) dan langsung menjadi viral di Tangerang.

Namun ternyata setelah ditelusuri dan diselidiki pihak kepolisian, sepasang kekasih tersebut tidak sedang melakukan perbuatan mesum, melainkan sedang makan.

Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif saat dikonfirmasi membenarkan adanya video yang menampilkan sepasang kekasih diseret ke jalan dan bahkan diperlakukan tidak manusiawi.

Pada kesempatan tersebut, Sabilul juga menegaskan bahwa kalau pasangan itu tidak melakukan perbuatan mesum. Selain itu, pasangan remaja ini ternyata sudah dijodohkan dan akan melangsungkan pernikahan.

Terkait kronologis, ia menerangkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/11/2017) sekitar pukul 22.00 WIB. Ketika itu si pria meminta pacarnya ke kontrakannya untuk membawakan makanan.

Lalu saat pacarnya yang perempuan makan di dalam dikontrakan, dan pasangannya berada di kamar mandi langsung, keduanya tiba-tiba digrebek.

Ketika digrebek, saat itu pintu kontrakan juga tidak tertutup rapat dan keduanya masih mengenakan pakaian lengkap.

"Ketika digerebek, keduanya dipaksa mengaku berbuat zina," kata Sabilul saat dikonfirmasi wartawan, Senin (13/11/2017).

Aksi yang diinisiasi oleh ketua RW, selanjutnya menyeret pasangan ini ke jalan. Kemudian untuk laki-laki dicekik dan yang wanita, bajunya ditarik hingga bertelanjang dada.

Saat ini, polisi telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat aksi tersebut. Namun, polisi belum menetapkan siapa saja tersangka dari kasus tersebut.

"Pertama yang ngedatengin ketua RT dan RW, kemudian kita amankah tiga orang dan satu lagi, jadi total ada empat orang yang diamankan" tambah Sabilul.

Untuk korban sendiri, sudah dalam perlindungan polisi. Korban juga akan mendapatkan bantuan dari psikiater untuk mengatasi trauma.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?