Rabu, 13 Desember 2017 | 10:24 WIB

  • News

  • Megapolitan

Ini Alasan Anies Mencabut Raperda terkait Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
NNC/Adiel Manafe
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA, NNC - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan alasan pihaknya mencabut draf rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis (RTRKS) Pantai Utara Jakarta dari Program Legislasi Daerah (Prolegda).

"Jadi kita akan menata kawasan utara Jakarta dan kemudian proses penataannya itu mengharuskan kita untuk membuat sebuah asessment atas kebutuhan dasar hari ini dan masa depan. Kita ingin kawasan utara Jakarta jadi wilayah pantai yang bisa dirasakan oleh warga," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, selama ini warga secara fisik tinggal di pesisir pantai, namun secara mindset mereka begitu jauh dari laut.

"Kita ingin warga Jakarta merasa tinggal di pesisir, merasa tinggal di tepi pantai. Hari ini kita sering kali tidak menyadari karena begitu jauhnya kita dari pantai, bukan secara fisik tapi kita jauh tapi secara kegiatan, secara mindset itu jauh dari laut," ungkap Anies.

Karenanya, Anies menyebut, pihaknya akan membentuk tim guna memastikan pelaksanaan kebijakan sesuai dengan aturan, dan pantai utara Jakarta akan ditata berdasarkan faktor sosial, ekonomi, geopolitik, dan lingkungan hidup. "Tim nya akan dibentuk, mudah-mudahan di awal tahun sudah mulai bisa kita bekerja," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Anies menarik draf Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dari Program Legislatif Daerah yang akan dibahas bersama DPRD DKI.

Anies menyebut menarik kembali raperda itu, untuk dikaji ulang regulasinya, sehingga sesuai dengan situasi saat ini dan mendatang.

"Kalau pencabutan itu suratnya dari tanggal 22 November yang lalu. Jadi kita memang sudah mengirimkan surat, kita akan melakukan pengkajian lagi, sesuai situasi saat ini dan mendatang," papar Anies di Balai Kota DKI, Selasa (5/12/2017).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?