Selasa, 12 Desember 2017 | 11:33 WIB

  • News

  • Megapolitan

Anies: Selama Transaksi Pakai Rupiah, Interaksi Sosial Turun

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat tiba di GOR Ciracas.
NNC/Adiel Manafe
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat tiba di GOR Ciracas.

JAKARTA, NNC - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin ibukota bukan saja sebagai pusat perekonomian, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan. 

Hal itu disampaikan Anies di hadapan ribuan warga saat melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan jajaran Pemerintahan Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (8/12/2017).

"Kota Jakarta adalah kota yang penduduknya hadir di sini banyak dari seluruh Indonesia, bukan hanya warga yang asli lahir-besar di Jakarta, banyak yang dari luar semua berkumpul di sini," ujar Anies.

"Jakarta ini seperti gula, membuat semut semua datang, apa? Perekonomian. Tapi kita ingin warganya berinteraksi satu sama lain, bukan sekadar transaksi ekonomi, tapi kegiatan sosial, kegiatan budaya, kegiatan keagamaan, harus menjadi bagian dari kegiatan warga Jakarta," sambungnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, jika warga Jakarta hanya berorientasi pada rupiah, maka interaksi sosial akan menurun, karena satu sama lain tidak saling mengenal.

"Kalau kita hanya mengandalkan kegiatan ekonomi, tidak akan saling kenal, kita tidak akan saling menyapa, tidak akan banyak berinteraksi. Kenapa? Selama transaksi pakai rupiah maka urusan interaksi sosial turun, sebatas transaksi rupiah, kita ingin justru sebaliknya," jelas Anies.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro

Apa Reaksi Anda?