Selasa, 16 Januari 2018 | 18:35 WIB

  • News

  • Megapolitan

FPI Tuding Facebook Ikut Balas Dendam Pihak yang Kalah di Pilkada DKI

Aliansi Tolak Kedzaliman Facebook, melakukan aksi unjuk rasa depan Kantor Facebook I
NNC/Toar Sandy
Aliansi Tolak Kedzaliman Facebook, melakukan aksi unjuk rasa depan Kantor Facebook I

JAKARTA, NNC - Massa dari berbagai ormas Islam yang menamakan diri Aliansi Tolak Kedzaliman Facebook, melakukan aksi unjuk rasa depan Kantor Facebook Indonesia di Gedung Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Menurut Humas Alumni 212 Habib Novel Chaidir Bamukmin, Aksi 121 digelar karena perusahaan Facebook telah memblokir sejumlah akun tokoh maupun ormas Islam yang digunakan untuk dakwah dan bantuan kemanusiaan.

Sementara di satu sisi, lanjut Habib Novel, sejumlah akun yang mengunggah soal lesbian, gay, biseksual dan transgender/transeksual (LGBT), komunis, hingga penistaan agama, dibiarkan tetap eksis di media sosial.

"Justru akun LGBT, komunis, zina penista agama di dukung. Sementara setiap profile (Alumni) 212, FPI, MCA (Muslim Cyber Armi), bendera tauhid, foto Habib Rizieq, dan masih banyaklah mereka langsung blokir," ungkap Habib Novel kepada NNC, Jumat (12/1/2018).

Tak hanya itu, tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini menuding pemblokiran dilakukan karena perusahaan Facebook perpihak pada penguasa yang sakit hati akibat kekalahan di Pilkada 2017, baik itu di Pilkada DKI maupun Banten.

"FB jangan berpihak (pada) penguasa dalam melakukan balas dendam politik karena kalah di Pilkada DKI dan Banten, dan sekarang benar-benar membabi buta memblokir akun dakwah dan akun aksi kemanusiaan karna takut bertarung sehat di Pilkada (serentak 2018) dan Pilpres (2019)," tegasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?