Minggu, 25 Februari 2018 | 20:26 WIB

  • News

  • Megapolitan

Roro Fitria Berencana Gunakan Sabu untuk Rayakan Valentine

Artis Roro Fitria ditangkap polisi
NNC/Toar Sandy
Artis Roro Fitria ditangkap polisi

JAKARTA, NNC - Artis Roro Fitria diringkus di Pattio residence Jalan Durian Raya Nomor 23, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/2/2018) siang, karena terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Sabu seberat 2,4 gram milik Roro tersebut, rencananya akan digunakan untuk rayakan Valentine.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, kepada polisi Roro mengaku telah memesan barang haram tersebut dari WH. Namun, Roro mengaku kalau baru kali ini memesan narkoba kepada WH.

"Informasinya itu (sabu) akan digunakan pada malam Valentine. Sejauh ini dia mengaku baru dua kali menggunakan (sabu)," ujar Argo di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Menurutnya, Roro baru mengenal WH dan baru kali itu memesan narkoba serta dibeli seharga Rp4 juta.

Saat ini, polisi sedang memburu satu orang yang buron, yang berinisial YK. YK ini merupakan bandar yang telah menyediakan dan memberikan sabu yang dipesan oleh Roro kepada WAH.

"Selain untuk Valentine, dia pakai itu untuk kenyamanannya diri saja," tambahnya.

Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, awalnya ada informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).

"Dari situ kami ke lokasi untuk melalukan upaya penangkapan, dan akhirnya kami meringkus satu laki-laki berinsial WH," ujar Calvijn.

Dari tangan WH, lanjut Calvijn, didapati barang bukti sabu seberat 2,4 gram yang disimpan dalam bungkus rokok.

"Ketika WH kami interogasi, ia mengaku memesan barang tersebut dari seseorang berinsial YK yang masih diburu saat ini. Kemudian barang itu rencananya akan diberikan kepada RF (Roro), karena itu barang memang pesanan dari RF," tuturnya.

Ia menyampaikan, RF ini pesan ke WH pada Selasa (13/2/2018) dan baru akan dikirim ke RF pada Rabu (14/2/2018).

Selanjutnya WH dibawa untuk dilakukan pengembangan dan menunjukkan rumah Roro. Setiba di rumah Roro, polisi langsung mengamankan yang bersangkutan, saat menerima paket sabu yang dipesannya tersebut.

"Ketika kami tanyakan, RF bilang betul memesan dari WH, dan bukti chat ada di hp masing-masing ada, bukti pemesanan ada, dan betul RF mentransfer sejumlah uang Rp5 juta, dengan catatan Rp4 juta untuk barang dan Rp1 juta untuk jasa WH sebagai fotografer," terang Calvijn.

Keduanya akan dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?