Minggu, 25 Februari 2018 | 20:37 WIB

  • News

  • Megapolitan

Hadapi Libur Panjang Hari Raya Imlek, Jasa Marga Persiapkan Sejumlah Strategi

Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama
sindonews
Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama

JAKARTA, NNC – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi volume lalu lintas yang melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama saat liburan Hari Raya Imlek yang jatuh pada tanggal 15-18 Februari 2018 akan meningkat cukup signifikan.

Dari hasil pantauan, Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik libur panjang Hari Raya Imlek di GT Cikarang Utama arah Cikampek terjadi pada H-1 yakni Kamis (15/2/2018), akan meningkat sebanyak 78.000 kendaraan.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso mengatakan, artinya, volume lalu lintas di GT Cikarang Utama naik sebesar 4,29 persen, dari lalu lintas normal sebanyak 74.785 kendaraan.

Sedangkan, untuk puncak arus balik libur panjang Hari Raya Imlek diperkirakan akan jatuh pada Minggu (18/2/2018).

"Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas di GT Cikarang Utama arah Jakarta akan meningkat sebanyak 92.000 kendaraan atau sebesar 7,98 persen dari volume lalu lintas normal sebanyak 85.200 kendaraan.

Ada pula sejumlah titik kepadatan pada arus mudik diprediksi akan terjadi di SS Cikunir pertemuan arus lalu lintas dari Dalam Kota, Pondok Indah, Tanjung Priok, Rest Area (Km 19 A, Km 33 A, Km 39 A, Km 57 A), Km 21 A, Km 37 A dan GT Cikarang Utama.

Sementara para arus balik diprediksi akan terjadi kepadatan di SS Dawuan (pertemuan arus lalu lintas dari Cipali dan Purbaleunyi), TIP 62 B, TI 52 B, Km 47 B (lokasi awal proyek), TIP 42 B.

Untuk mengantisipasi kepadatan di GT Cikarang Utama dan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga melakukan sejumlah upaya, diantaranya:

• Pengoperasian maksimal 20 gardu masuk dan 29 gardu keluar (pemanfaatan gardu reversible dan portable) dan penggunaan 8 unit mobile reader saat terjadi antrean pajang di GT Cikarang Utama.

• Pendistribusian/Pengurangan beban lalu lintas di segmen jalan tol pada kondisi peak hour dengan cara pengalihan rute perjalanan di tol (keluar GT Cikarang Barat 3) dan pengalihan arus lalin ke jalan arteri alternatif berdasarkan diskresi kepolisian, dan pengalihan lalu lintas ke Kalimalang 2 di SS Cikunir.

• Mengoptimalkan kapasitas lajur dengan cara memberlakuan contraflow berdasarkan diskresi kepolisian Km 21+000A s/d Km 33+000A; Km 48+200A s/d Km 62+000A (arus mudik); Contraflow Km 69+200B s/d Km 50+000B (arus balik).

• Meminimalisir gangguan lalu lintas dengan percepatan respon time penanganan gangguan lalu lintas dengan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan.

• Pengoperasian Parking Bay di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Km 18 A, Km 41 A, Km 59 A, Km 58 B, Km 34 B).

Dalam libur panjang Hari Raya Imlek kali ini Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE.1/AJ.201/DRJD/2018 tanggal 15 Februari 2018 yang mengatur mengenai operasional mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih selama periode libur panjang Hari Raya Imlek.

"Peraturan mengenai mobil barang dengan tiga sumbu tersebut diterapkan guna mengantisipasi kemacetan di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek," ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/2/2018).

Terhitung pada 15 Februari 2018 pukul 15.00 WIB hingga 16 Februari 2018 pukul 12.00 WIB, kendaraan barang dengan sumbu tiga atau lebih agar menggunakan jalur arteri dan tidak melalui ruas jalan tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya.

Larangan untuk operasional mobil barang dengan tiga sumbu ini dikecualikan untuk Bahan Bakar Gas, Bahan Bakar Minyak, pupuk, bahan pokok, ternak, susu murni, bahan antaran pos dan uang serta barang ekspor/impor dari lokasi home industry dan atau sebaliknya ke pelabuhan ekspor/impor. Jasa Marga akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian mengenai larangan tersebut.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?