• News

  • Megapolitan

Anies Terbitkan Pergub Parawisata, Begini Intinya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dokumentasi NNC/Anhar Rizky Affandi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

JAKARTA, NNC - Untuk mempermudah izin usaha dan pengawasan tempat-tempat hiburan, Pemprov DKI mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) No 18/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Wisata.

Pergub yang diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada (12/3/2018) merupakan turunan dari Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan. 

"Sudah disosialisasi. Silakan saja lihat pergubnya," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Anies menyebut, inti dari Pergub ini adalah pada penyederhanaan perizinan, kepastian usaha, dan pengawasan.

"Jadi kalau begini bukan pada soal pengawasannya tapi juga pada soal pengurusan izinnya, kepastian usahanya, kemudian tentu saja pada aspek pengawasannya," paparnya.

Karenanya ia berharap, aturan ini dapat membentuk perilaku para pemilik usaha dan sadar memiliki konsekuensi yang besar apabila melakukan pelanggaran.

"Kalau peraturan itu membuat orang jadi hati-hati, jadi tidak menyelewengkan berarti aturannya efektif. Karena tujuannya membentuk prilaku, jadi tujuannya bukan mencari kesalahan," jelas Anies.

Dengan adanya aturan tersebut, maka Pemprov DKI akan memberikan sanksi tegas terhadap tempat hiburan yang melanggar aturan. Tentunya sesuai dengan tingkat pelanggan yang dibuat.

Adapun dalam Pasal 33 dalam Pergub No 18/2018 ini mengharuskan setiap kegiatan usaha pariwisata berupa griya pijat, hotel maupun karaoke digabung dalam satu izin. 

Dengan begitu, jika di salah satu unit ditemukan praktik asusila atau peredaran narkoba maka izin bisa dicabut sekaligus menghentikan seluruh kegiatan di tempat tersebut.

"Jadi tidak usah kucing-kucingan lagi," pungkasnya.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?