• News

  • Megapolitan

Slamet Maarif: Tidak Ada Urusan Maaf Memaafkan, Harus Ditangkap dan Ditahan

AKsi unjuk rasa menuntut SUkamwati dihukum
NNC/Anhar Rizki Affandi
AKsi unjuk rasa menuntut SUkamwati dihukum

JAKARTA, NNC - Ketua DPP Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif mengatakan Bareskrim Polri tidak memastikan proses hukum terhadap  Sukmawati Soekarnoputri usai pertemuan unsur pengunjuk rasa dan Polri di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

"Kami tanya kapan Sukma diperiksa apakah besok Senin? Bareskrim belum menjawab, Rabu? Bareskrim juga belum menjawab," kata Slamet seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, Bareskrim Polri terlalu lama memutuskan soal kasus pembacaan puisi oleh Sukma. Seharusnya Polri bisa bertindak cepat terkait kasus penodaan agama itu.

Kendati demikian, dia mengatakan PA 212 akan terus mengawal kasus tersebut ke proses hukum meski yang bersangkutan sudah meminta maaf kepada publik atas puisi yang membandingkan konde dengan cadar serta adzan terhadap kidung.

"Tidak ada urusan maaf memaafkan. Menista harus ditangkap dan ditahan," kata dia.

Proses hukum Sukma, kata dia, harus cepat diproses sebagaimana dilakukan pada aktivis Islam.

Jika tidak, lanjut dia, maka aksi massa berikutnya bisa lebih besar dari penyelenggaraan unjuk rasa pada Jumat. Bahkan aksi bisa setara dengan Aksi Bela Islam saat menuntut pemidanaan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?