• News

  • Megapolitan

Amien Dikawal 10 Ribu Massa, Farhat: Tanggung, Kalau Bisa Semua Pendukung Prabowo

Farhat Abbas.
Harianriau
Farhat Abbas.

JAKARTA, NNC - Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana mengerahkan 10 ribu massa untuk mengawal Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet, pada Rabu (10/10/2018) hari ini.

Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Farhat Abbas mengatakan, 10 ribu massa itu hanya klaim dari PA 212

"Itu saja mereka mengklaim-klaim 10 ribu. Paling itu yang berkumpul orang-orang partai saja," kata Farhat kepada NNC, Rabu (10/10/2018).

Farhat kemudian melontarkan sindiran bahwa klaim 10 ribu massa terlalu sedikit. "Tanggung itu (10 ribu). Saya saja undang orang ke ulang tahun saya bisa 300 sampai 500 yang datang," ujar pengacara kontroversial ini.

Bahkan ia menyebut, seharusnya seluruh pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dikerahkan ke Polda Metro Jaya untuk mengawal Amien Rais.

"Saya mengimbau seluruh pendukung Prabowo itu kumpul semua di Polda, kalau bisa seluruh Indonesia, supaya kelihatan yang sayang Pak Prabowo yang mana, yang sayang Pak Jokowi yang mana," ucap Farhat.

Sebelumnya, anggota tim advokasi PA 212 Habib Novel Chaidir Bamukmin mengatakan, sekitar 10 ribu massa dan sejumlah pengacara dari PA 212 akan mendampingi Amien Rais ke Polda Metro Jaya.

Habib Novel menyebut, tim advokasi PA 212 nantinya bergabung bersama tim pengacara dari PAN dan juga Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi guna mendampingi Amien menjalani proses hukum tersebut.

"Kami dari tim advokasi PA 212, akan mendampingi (Amien Rais) bersama tim advokasi dari PAN dan BPN. Kurang lebih 50 pengacara. (Massa PA 212 ikut kawal?) Benar, kurang lebih 10 ribuan," kata Habib Novel kepada NNC, Rabu (10/10/2018).

Ditambahkannya, kehadiran massa dan bantuan pengacara dari PA 212 bertujuan untuk mencegah terjadinya kriminalisasi terhadap ulama dan tokoh Islam seperti Amien Rais

"Kami berharap stop kriminalisasi ulama dan tokoh Islam, tegakan keadilan, tindak tegas hoaks atas nama penguasa," tegas juru bicara PA 212 itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?