• News

  • Megapolitan

Bareskrim Ungkap 778 Kasus Narkotika Sepanjang Minggu ke Tiga November 2018

Bareskrim
istimewa
Bareskrim


JAKARTA, NNC - Pada minggu ke-3 November 2018 perkara tindak pidana narkoba di Indonesia mengalami kenaikan 6,43% atau 778 kasus. Sedangkan pada minggu ke-2 November 2018 hanya 731 kasus.

Hal itu diungkapkan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dit Tipidnarkoba) Bareskrim Polri.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Krisno Siregar mengatakan jumlah tersangka tindak pidana narkotika juga naik sekitar 5,35% dari sebelumnya 972 orang menjadi 1.024 orang.

"Dengan rincian, tersangka yang berperan sebagai pengedar sebanyak 631 orang, bandar narkotika 13 orang, dan pelaku pemakai narkorika sebanyak 380 0rang," kata Kombes Pol Krisno Siregar, Jumat (16/11/2018).

Lebih lanjut Krisno Siregar mengungkapkan dari barang bukti yang disita dari para pelaku pada periode minggu ke-3 November 2018 bisa menyelamtkan kurang lebih 393.777 anak bangsa

"Kalau dari jumlah barang bukti yang berhasil kami sita, maka aparat Kepolisian telah menyelamatkan kurang lebih 393.777 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba," tuturnya.

Selain itu aparat Kepolisian juga telah berhasil mengamankan Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 4 orang pada kasus penyalahangunaan Narkotika di minggu ke-3 November 2018 ini.
 
Dia mengakui wilayah yang paling banyak terdapat perkara tindak pidana narkotika ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya yaitu 116 kasus narkotika. Sementara itu di Polda Sumatera Utara ada 101 kasus dan Polda Jawa Timur ada sebanyak 71 kasus narkotika.
 
"Jadi untuk ranking kerawanan wilayah daerah crime total pengungkapan masih di dominasi Polda itu," katanya.
 
Dia memastikan Kepolisian tidak akan berhenti untuk menangkap semua pengedar, bandar dan pengguna narkotika di seluruh Indonesia, sehingga semua anak bangsa bisa bebas dari barang haram tersebut.
 
"Kami tidak akan pernah berhenti menangkap semua pelaku tindak pidana narkoba," ujarnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?