• News

  • Megapolitan

Adik Vicky Prasetyo Tersungkur Bermandi Darah, Dibacok 7 Orang Perampok

Harbowo, adik Vicky Prasetyo
nusanews
Harbowo, adik Vicky Prasetyo

BEKASI, NNC - Seorang pria muda bernama Harbowo  sedang asyik duduk sambil memainkan ponsel pintar di tangannya di Jalan Gatot Subroto Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018) dini hari.

Tiba-tiba saja datang tujuh pria tak dikenal  denganmenggunakan tiga sepeda motor dan membawa senjata tajam jenis celurit dan parang. Tanpa banyak bicara, ketujuh orang ini langsung mengayunkan senjata tajamnya dan membacok korban secara membabi buta pada bagian tangan dan kaki.

Harbowo yang terperangah tak sempat menyelamatan diri, bahkan dia tak diberi kesempatan untuk melawan. Dia jatuh tersungkur bersimbah darah. Dalam kondisi tak berdaya, ketujuh orang ini leluasa mengambil barang berharga milik Harbowo.

Puas menguras barang berharga korban, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban yang terkapar.

Warga yang melihat korban terkapar langsung melakukan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Belakangan  diketahui korban merupakan adik kandung dari artis dan presenter sekaligus pelawak Vicky Prasetyo.

Akibat peristiwa itu Harbowo mengalami luka bacok di sekujur tubuh sementara barang berharga korban juga raib digondol kawanan begal.

Keluarga Vicky Prasetyo yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Sektor Cikarang Utara. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembegalan sadis ini.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kompol Sukrisno membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Informasi yang saya terima, barang berharga yang diambil paksa berupa telepon selular, tapi masih kita selidiki kebenarannya," katanya.

Apabila tertangkap, tersangka akan dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Kasus ini masih kita kembangkan, korban akan diminta keterangan untuk menangkap pelakunya," katanya dilansir Antara

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?