• News

  • Megapolitan

Tebang Pohon di Kawasan Menteng, Bambang Wiyogo Protes ke Gubernur Anies

Pohon di Kawasan Menteng yang dipotong oleh Gubernur Anies Baswedan
Istimewa
Pohon di Kawasan Menteng yang dipotong oleh Gubernur Anies Baswedan

JAKARTA, NNC - Anggota  Fraksi Golkar DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta 1, Bambang Wiyogo menyampaikan nota protes kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan atas penebangan pohon secara sembarangan, dan tidak mengindahkan estetika lingkungan. 

Bambang mengatakan penebangan pohon yang dilakukan secara serampangan, dan tidak mengindahkan estetika lingkungan perkotaan khususnya di daerah sekitar kawasan Megaria Metropole, Cikini,  Menteng Jakarta Pusat.

Menurut Bambang pemotongan pohon dilakukan oleh petugas  Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat. Tetapi harusnya teknisnya dilakukan secara baik dan benar, serta memperhatikan estetika kota.

Ia berharap perhatian dari  Gubernur DKI Anies Baswedan  untuk memberikan peringatan keras terhadap Kepala Dinas Kehutanan dan Pemakaman DKI dan jajaran dibawahnya  agar bisa mengerti dan mentaati tentang Undang-Undang Lingkungan Hidup.

"Saya sangat kecewa  terhadap kegiatan pemotongan  pohon yang asal-asalan ini. Padahal  Pemorov DKI J  telah memiliki   Peraturan Daerah  (Perda) N0.8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum," kata Bambang Wiyogo, yang juga putra mantan Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto ini.

Sebagai warga Ibukota dan wakil rakyat DKI Jakarta, Bambang mempunyai hak atas masalah ini, dan ia bisa perkarakan secara hukum terhadap pihak Pemorov DKI terhadap penebangan pohon sembarangan, dan tidak mengindahkan estetika lingkungan.

Sementara itu, Anggota  Fraksi Partai Golkar DPRD DKI, dapil Jakarta Pusat Akbar Lubis mendukung nota protes yang disampaikan Bambang Wiyogo.

"Saya juga banyak menerima keluhan dari masyarakat atas penebangan pohon di Megaria itu. Kawasan itu menjadi gersang, tidak ada pohon pelindung  lagi di kawasan itu," kata Akbar Lubis.

Menurut Akbar,  aparat Sudin Kehutanan Jakarta Pusat boleh melakukan penopingan pohon, namun tidak harus menghabiskan seperti itu.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?